Berita

Gedung Bank Indonesia (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bursa

Aksi Tambah Saham Low Tuck Kwong di Tengah Dinamika BYAN

KAMIS, 15 OKTOBER 2026 | 08:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Direktur Utama sekaligus pengendali PT Bayan Resources Tbk (BYAN), Low Tuck Kwong, kembali memborong saham emiten batu bara tersebut untuk keperluan investasi. 

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), transaksi pembelian langsung sebanyak 500.000 lembar saham biasa ini dilakukan pada 13 Oktober 2026 dengan harga pelaksanaan Rp11.200 per saham.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), langkah ini membuat Low Tuck Kwong menggelontorkan dana sekitar Rp5,6 miliar. Status kepemilikan saham tersebut bersifat langsung dan tidak terikat dengan perjanjian pembelian kembali (repurchase agreement).


Sebelum transaksi ini, kepemilikan saham Low Tuck Kwong tercatat sebanyak 3,316 miliar lembar atau setara dengan porsi hak suara 9,95 persen. Setelah pembelian tersebut, jumlah sahamnya meningkat menjadi 3,3167 miliar lembar, sementara porsi hak suaranya tetap tidak berubah di level 9,95%. Ia juga menegaskan komitmennya untuk tetap memegang status sebagai pengendali BYAN.

Dinamika kepemilikan saham BYAN juga diwarnai oleh aksi korporasi besar sebelumnya. Entitas usaha milik Haji Isam, yaitu PT Jhonlin Baratama, tercatat mengakuisisi sebanyak 10.084.088.370 saham BYAN (30,25 persen) milik Low Tuck Kwong dan putrinya, Elaine Low.

Transaksi yang dieksekusi pada 8 Oktober 2026 tersebut berada di bawah harga pasar, yakni Rp2.588 per saham, dengan nilai total mencapai Rp26.097.380.221.560.

Manajemen turut mencatat adanya tiga transaksi pelepasan saham oleh pihak keluarga Low Tuck Kwong sepanjang periode 14 September hingga 8 Oktober 2026.

6 Oktober 2026: Low Tuck Kwong (Direktur Utama) melepas 33.333.335 saham.
7 Oktober 2026: Elaine Low (Pemegang Saham Utama) melepas 16.666.667 saham.
7 Oktober 2026: Low Tuck Kwong kembali melepas 10.067.421.703 saham.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya