Berita

Karhutla. (Foto: AI)

Keamanan

Polisi Tetapkan 9 Korporasi dan 223 Perorangan Tersangka Karhutla

KAMIS, 15 OKTOBER 2026 | 02:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri sudah menetapkan sembilan korporasi tersangka korporasi terjerat kasus karhutla.

Kasubdit III Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Pipit Subiyanto menjelaskan bahwa tersangka korporasi itu tersebar di beberapa daerah. 

”Sementara saat ini (korporasi) yang sudah ditetapkan itu sembilan tersangka. Di mana dari Kalimantan Barat tujuh, Kalimantan Tengah satu, dan Kalimantan Selatan satu,” jelas Pipit dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) di Jakarta pada Rabu, 14 Oktober 2026. 


Selain 9 tersangka, Bareskrim Polri juga mengungkap 98 laporan polisi yang mencakup 25.6000, 26 hektare lahan di 10 wilayah hukum polda yang berbeda-beda.

Di antaranya, 33 laporan polisi di Polda Kalimantan Barat (Kalbar) dengan jumlah tersangka membuat 7 korporasi jadi tersangka, 14 laporan polisi di Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) dan me jerat 1 korporasi, 11 laporan polisi di Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan 1 tersangka korporasi.

Selain itu, di Polda Sumatera Selatan (Sumsel) tercatat ada 17 laporan polisi, di Polda Riau ada 6 laporan polisi, Polda Kalimantan Utara ada 3 laporan, Polda Kalimantan Timur ada 7 laporan polisi, Polda Lampung ada 3 laporan.

Selanjutnya, Polda Jambi ada 2 laporan polisi, Polda Bangka Belitung (Babel) ada 1 laporan polisi.

”Sementara dari (perusahaan) kelapa sawit,” tegas Pipit.

Lalu, untuk tersangka perorangan, Pipit mengakui, saat ini terdapat 223 tersangka perorangan.

”Laporan polisi 273 dan jumlah tersangka 223 tersangka. Sedangkan untuk luasan lahan yang terbakar 5.157,89 hektare,” pungkas dia.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya