Berita

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid. (Foto: RMOL)

Politik

Empati ke Rakyat di Tengah Bencana Lebih Penting daripada Bicara Pilpres

RABU, 14 OKTOBER 2026 | 20:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, menegaskan komitmen partainya mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga 2029.

Kholid mengatakan, saat ini PKS lebih memprioritaskan upaya membantu pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat, mulai dari penanganan bencana hingga pemulihan ekonomi dan daya beli.

“Kita belum berandai-andai sekarang. Konsen PKS itu bagaimana kita bisa menyelesaikan bencana, lalu ekonomi kita, daya beli masyarakat kita. Saya kira itu yang paling utama sekarang,” kata Kholid di DPP PKS, Rabu, 14 Oktober 2026.


Menurutnya, pembicaraan mengenai Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 belum menjadi prioritas di tengah berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

Ia menilai, perhatian dan empati terhadap kondisi masyarakat harus lebih diutamakan ketimbang terlalu dini membicarakan kontestasi politik mendatang.

“Kalau sudah dikit-dikit berbicara soal Pilpres, ini kan empati kita harus ditujukan,” ujarnya.

Meski demikian, Kholid menegaskan komitmen PKS untuk mendukung pemerintahan Prabowo hingga akhir masa jabatan pada 2029 tetap tidak berubah.

Sementara itu, mengenai sikap PKS dalam Pilpres berikutnya, ia menyebut keputusan tersebut akan diserahkan kepada Majelis Syura.

“Jelas komitmen PKS sampai 2029 dukung Prabowo. Pilpres selanjutnya kita tunggu urusan Dewan Majelis Syura,” tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya