Berita

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (Foto: BPMI Setpres)

Pemerintahan

Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab Blackout Batam, Ada Petir hingga Kelelawar

RABU, 14 OKTOBER 2026 | 19:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan adanya tiga persoalan teknis yang diduga menjadi penyebab pemadaman listrik total atau blackout di Batam, Kepulauan Riau. 

Hal itu disampaikan Bahlil usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2026. 

Menurut Bahlil, laporan awal yang diterimanya menyebutkan bahwa gangguan listrik di Batam berkaitan dengan jaringan yang terdampak petir serta sejumlah kendala teknis lainnya di PLN. 


“Iya, ada beberapa persoalan teknis di wilayah Batang itu, Batam ya, Batam. Batam dan ada beberapa jaringan yang kena trouble karena ada petir dan menurut mereka ya. Dan ada kesalahan teknis lah, kira-kira begitu,” kata Bahlil.

Dia juga menyebut dugaan penyebab gangguan berkaitan dengan hewan yang terkena jaringan listrik. 

“Teknisnya itu ada tiga, salah satu di antaranya adalah katanya ada hewan atau apa yang kena kelelawar atau apa, kira-kira begitu ya,” ujarnya.

Selain mengungkap dugaan penyebab pemadaman, Bahlil menegaskan perlunya pembenahan sistem kelistrikan di sejumlah daerah. Pemerintah mendorong perbaikan yang lebih intensif agar kualitas pelayanan listrik kepada masyarakat semakin baik.

“Perbaikan yang lebih intensif lagi. Agar bisa kita memberikan pelayanan yang terbaik untuk rakyat,” tuturnya.

Terkait kemungkinan kompensasi bagi masyarakat terdampak, Bahlil mengatakan akan membahasnya terlebih dahulu dengan pihak PLN. Dia menilai perusahaan tersebut lebih memahami persoalan teknis dan pelaksanaan operasional kelistrikan di lapangan.

“Saya nanti akan bicarakan terlebih dahulu dengan teman-teman dari PLN. Karena PLN yang paling tahu secara teknis implementasi di lapangan ya,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya