Berita

BYD Atto 2. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Otomotif

BYD Atto 2 Segera Masuk Pasar Indonesia

RABU, 14 OKTOBER 2026 | 16:39 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

BYD tengah mengupayakan kehadiran Atto 2 di Indonesia dengan teknologi Blade Battery generasi kedua dan kemampuan pengisian daya cepat atau Flash Charging.

Head of Product BYD Motor Indonesia, Bobby Bharata mengatakan, perusahaan sedang melakukan riset dan kajian pasar lebih mendalam untuk menghadirkan SUV listrik kompak tersebut ke Tanah Air.

“Ini merupakan salah satu produk pertama di line up BYD, khususnya untuk segmen SUV low atau SUV compact. Jadi, kita melakukan research dan penelitian yang lebih dalam mengenai market-nya,” kata Bobby di Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2026.


Ia mengatakan, BYD berupaya agar Atto 2 bisa segera dipasarkan di Indonesia dengan dukungan teknologi baterai dan pengisian daya terbaru.

“Kita usahakan secepat mungkin untuk bisa masuk ke Indonesia dilengkapi dengan second generation Blade Battery dan Flash Charging,” kata Bobby.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao menambahkan bahwa Atto 2 telah dipersiapkan untuk mengadopsi kedua teknologi tersebut sejak tahap perencanaan produk.

Menurutnya, BYD juga mempertimbangkan produksi lokal untuk sebagian besar lini produknya, termasuk Atto 2.

“Ketika kita mulai perencanaan, kita sudah mempertimbangkan untuk memasukkan teknologi Flash Charging ke model Atto 2 ini,” kata Eagle.

BYD sebelumnya telah meluncurkan Atto 2 terbaru di China dengan nama Yuan UP Feichi Edition. SUV listrik tersebut hadir dengan pilihan baterai hingga 51,13 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 501 kilometer berdasarkan standar CLTC.

Kehadiran Atto 2 di Indonesia dengan teknologi baterai generasi kedua diharapkan menjadi bagian dari perluasan lini kendaraan listrik BYD di pasar domestik.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya