Berita

Ilustrasi

Bursa

Saham MBTO Melemah ke Rp130 di Hari Martha Tilaar Berpulang

RABU, 14 OKTOBER 2026 | 15:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham PT Martina Berto Tbk (MBTO) bergerak melemah pada perdagangan Rabu, 14 Oktober 2026, di tengah kabar meninggalnya pendiri Martha Tilaar Group sekaligus Presiden Komisaris perusahaan, Martha Tilaar, pada usia 89 tahun.

Pantauan RMOL, berdasarkan data perdagangan hingga pukul 14.53 WIB, saham MBTO turun Rp1 atau 0,76 persen ke level Rp130 per saham, dibandingkan penutupan sebelumnya Rp131. 

Martha Tilaar dilaporkan meninggal dunia pada Rabu pagi pukul 06.22 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan. 


Sepanjang perdagangan, saham MBTO dibuka pada level Rp128 dan bergerak di rentang Rp125 hingga Rp132. Volume transaksi mencapai 961.656 saham dengan nilai Rp123,64 juta dalam 311 kali transaksi.

Kapitalisasi pasar perusahaan tercatat sekitar Rp139,1 miliar. Sementara itu, data perdagangan menunjukkan laba per saham atau earnings per share (EPS) negatif Rp25,98 dan rasio harga terhadap laba atau *price to earnings ratio* (PER) minus 5 kali.

Martha merupakan tokoh penting di balik perkembangan bisnis kecantikan nasional melalui Martha Tilaar Group. Usahanya bermula dari salon kecantikan yang dirintis pada 1970, sebelum berkembang menjadi kelompok bisnis di industri kecantikan dan produk terkait. 

PT Martina Berto sendiri dikenal melalui produk kosmetik dan herbal, termasuk merek Sariayu-Martha Tilaar.

Pelemahan saham MBTO pada perdagangan hari ini belum dapat dipastikan berkaitan langsung dengan kabar duka tersebut.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya