Berita

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad (Foto: Istimewa)

Nusantara

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

RABU, 14 OKTOBER 2026 | 14:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kewajiban sertifikasi halal yang kembali ditegaskan pemerintah pada Oktober 2026 tidak hanya bertujuan memberikan kepastian bagi konsumen, tetapi juga membuka peluang bagi produk Indonesia untuk memperluas pasar hingga tingkat global. 

Namun, penerapannya perlu diiringi peningkatan kesadaran masyarakat dan kesiapan pelaku usaha, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan program Wajib Halal Oktober (WHO) merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekosistem halal di Indonesia. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal.


“Kita harapkan semua produk makanan, minuman, dan kosmetik pada bulan Oktober tahun 2026 ini semuanya sudah memiliki label atau sertifikasi halal,” kata Abu Rokhmad kepada media di Jakarta, Rabu 14 Oktober 2026.

Meski demikian, pemerintah memahami bahwa sebagian pelaku usaha masih membutuhkan waktu untuk mempersiapkan pemenuhan ketentuan tersebut. 

Abu mengatakan, “Akan ada kemudahan bagi UMKM atau industri tertentu yang membutuhkan persiapan lebih baik agar makin siap ke depannya.”

Sementara itu, Direktur Jaminan Produk Halal Kementerian Agama, Fuad Nas, menjelaskan bahwa pelaksanaan wajib halal memiliki tiga tolok ukur utama, yakni perlindungan konsumen, manfaat ekonomi bagi produsen, dan pembentukan gaya hidup halal.

Ia menekankan bahwa kepastian halal berkaitan dengan keyakinan masyarakat. 

“Kita mendorong terwujudnya pasar yang ramah terhadap keyakinan beragama. Halal adalah salah satu aspek keyakinan bagi umat Islam, dan keyakinan ini tidak merugikan golongan lain,” ujarnya.

Selain memberikan kepastian bagi konsumen, sertifikasi halal dinilai dapat meningkatkan daya saing produk. 

“Produk-produk halal yang beredar dan diperjualbelikan memiliki nilai tambah, sehingga tidak hanya bisa dipasarkan di pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar global,” ujar Fuad.

Pemerintah berharap penerapan wajib halal tidak berhenti pada pemenuhan persyaratan administratif. Kesiapan pelaku usaha dan pemahaman konsumen perlu berjalan beriringan agar sertifikasi halal memberikan kepastian sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap produk yang beredar di masyarakat.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya