Berita

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Istimewa)

Politik

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

RABU, 14 OKTOBER 2026 | 13:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyelipkan humor tentang Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan orasi ilmiah di Dies Natalis FISIP Universitas Padjadjaran (Unpad) ke-68.

Kelakar tersebut berawal ketika SBY membuka orasi ilmiahnya dengan meminta maaf karena sedang batuk. 

Dia sekaligus menegaskan bahwa batuk yang dialaminya bukan disebabkan influenza A, sehingga tidak perlu dikhawatirkan.


"Sebelum saya sampaikan orasi ilmiah, harus saya pastikan bukan orasi politik, saya ingin sampaikan permohonan maaf, excuse coming from me, saya ini agak batuk tapi bukan Influenza A, aman, sehingga dalam sampaikan orasi ini sekali sekali batuk mohon dimaklumi," kata SBY, dikutip dari siaran YouTube FISIP Unpad, Rabu, 14 Oktober 2026.

SBY kemudian menceritakan bahwa batuknya terkadang mengganggu orang-orang di sekitarnya. Bahkan, aktivitas melukis yang kini digelutinya sebagai seniman juga bisa terganggu ketika ia tiba-tiba batuk saat sedang bekerja.

"Kalau saya batuk yang suka terganggu kiri-kanan saya, kalau saya melukis terus tiba-tiba batuk batuk pasti lukisannya rusak itu, tapi aman karena saya seorang seniman sekarang," kata SBY.

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu lantas mengarahkan candaannya kepada Prabowo. 

Dengan nada berseloroh, SBY mengingatkan bahwa batuk Presiden bisa menjadi perkara berbeda karena berpotensi memengaruhi sentimen pasar keuangan.

"Kalau yang batuk Pak Prabowo hati-hati, kalau batuknya keras nilai tukar rupiah dan saham bisa jatuh," ujar dia.

Meski disampaikan dalam suasana humor, SBY menutup pernyataannya dengan harapan agar Prabowo senantiasa diberikan kesehatan. 

Dia juga mendoakan agar Presiden dapat menjalankan tugas kepemimpinan dengan baik.

"Kita doakan Presiden kita sehat sehingga bisa memimpin negara dengan baik," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya