Berita

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Wamenkeu Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Meski Minyak Tembus 112 Dolar AS

RABU, 14 OKTOBER 2026 | 11:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak naik meski harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) melonjak hingga 112,81 Dolar AS per barel pada September 2026.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menegaskan, pemerintah tidak berencana menaikkan harga BBM subsidi di tengah tekanan harga minyak dunia.

“Enggak, enggak ada (kenaikan BBM),” kata Juda di Jakarta, dikutip Rabu, 14 Oktober 2026.


Juda mengatakan, pemerintah akan menghitung ulang dampak kenaikan harga minyak dunia terhadap anggaran negara. Namun, ia memastikan penyesuaian tersebut tidak akan ditempuh dengan menaikkan subsidi BBM ataupun memperlebar defisit APBN.

Untuk kebijakan ke depan, pemerintah justru akan mengarahkan subsidi agar lebih tepat sasaran melalui penajaman penerima manfaat.

“Ya, itu ya kita harus hitung ulang, lah. Enggak ada (kenaikan harga BBM tahun depan), jadi (subsidi) lebih difokuskan ya. Lebih ditarget,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan rata-rata ICP September 2026 sebesar 112,81 Dolar AS per barel. Angka tersebut melonjak 23,38 Dolar AS dibandingkan Agustus 2026 yang tercatat 89,43 Dolar AS per barel.

Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 395.K/MG.03/MEM.M/2026 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan September 2026.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman menjelaskan, kenaikan ICP mencerminkan dinamika pasar minyak global yang dipengaruhi ketidakpastian geopolitik serta meningkatnya risiko gangguan pasokan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya