Berita

Kolase Gibran Rakabuming- Joko Widodo- Kaesang Pangarep. (Foto: AI)

Politik

Pilpres 2029 Bisa Jadi Akhir Drama Politik Keluarga Solo

RABU, 14 OKTOBER 2026 | 10:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Arah dukungan politik mantan Presiden Joko Widodo terhadap wacana Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dua periode mengalami perubahan. 

Jika sebelumnya Jokowi kerap mengarahkan relawan untuk mendukung pasangan tersebut kembali pada Pilpres 2029, belakangan ia memilih menjawab bahwa pemilu masih lama.

Pandangan itu disampaikan Pengamat Politik Nurul Fatta yang menyoroti perubahan sikap Jokowi di tengah menguatnya dukungan sejumlah partai politik terhadap Prabowo untuk kembali menjabat presiden dua periode.


Menurutnya, jawaban Jokowi bahwa Pemilu 2029 masih lama memang tidak keliru. Namun, respons tersebut dinilai tidak lagi setegas pernyataan-pernyataan sebelumnya yang secara terbuka mengarahkan dukungan kepada pasangan Prabowo-Gibran.

"Dulu Jokowi kerap mengarahkan relawan mendukung Prabowo-Gibran dua periode. Belakangan, jawabannya berubah, kata Jokowi, 'Pemilu 2029 masih lama'. Jawaban itu tidak salah, tetapi tak setegas dahulu, seperti layar yang mulai diputar mengikuti arah angin," kata Fatta kepada RMOL, Rabu, 14 Oktober 2026.

Perubahan sikap itu, menjadi bagian dari dinamika politik yang patut dicermati menjelang Pilpres 2029. Terlebih setelah sejumlah partai besar di parlemen, mulai dari Golkar, PAN, Gerindra, hingga PKB, menyatakan dukungan agar Prabowo kembali menjabat presiden untuk periode kedua.

"Perlu dicatat, dukungan ini tertuju pada Prabowo, belum tentu pada paket Prabowo-Gibran. Bila komitmen itu terwujud dan bertahan hingga 2029, maka yang menentukan siapa pendamping Prabowo kelak adalah Prabowo sendiri, bukan lagi keluarga Solo," ungkap Fatta. 

Nurul Fatta memandang dinamika tersebut dapat menandai berakhirnya persaingan pengaruh politik keluarga Solo dalam menentukan arah kepemimpinan nasional.

"Pada titik itulah selesai sudah drama persilatan politik keluarga Solo," tandasnya.

Dengan demikian, Pilpres 2029 tidak hanya akan menjadi pertarungan untuk mempertahankan kekuasaan, tetapi juga momentum bagi Prabowo dan partai-partai pendukungnya untuk menentukan kembali konfigurasi pasangan calon yang akan diusung.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya