Berita

Ilustrasi Gerhana Matahari/Net

Tekno

Fenomena Langka Gerhana Matahari Total 2027, Catat Tanggal dan Jalur Lintasannya

RABU, 14 OKTOBER 2026 | 10:02 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Dunia astronomi bersiap menyambut salah satu fenomena langit paling megah dan dinanti-nantikan.

Berdasarkan data dari lembaga antariksa NASA, peristiwa Gerhana Matahari Total (GMT) dijadwalkan akan terjadi pada 2 Agustus 2027.

Yang membuat fenomena ini begitu istimewa adalah durasi totalitasnya yang tergolong sangat panjang, yakni mencapai sekitar 6 menit 23 detik pada titik gerhana terbesar.


Puncak gerhana tersebut diperkirakan berlangsung pada pukul 10.07 Universal Time (UT) atau sekitar pukul 17.07 WIB.

Pada saat itu, Bulan akan berada tepat di antara Matahari dan Bumi, menutupi seluruh piringan Matahari secara sempurna sehingga langit mendadak tampak gelap gulita di siang hari.

Jalur Lintasan dan Wilayah yang Dilewati

Berdasarkan pemetaan resmi NASA, jalur totalitas gerhana pada 2 Agustus 2027 ini akan membentang melintasi kawasan Eropa bagian selatan, Afrika Utara, hingga Timur Tengah dengan lebar jalur mencapai sekitar 258 kilometer.

Negara-negara yang beruntung dilalui oleh jalur totalitas ini meliputi Spanyol bagian selatan, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir yang menjadi lokasi titik gerhana terbesar dengan durasi totalitas terpanjang, Arab Saudi, dan Yaman.

Fenomena akbar ini juga tercatat merupakan bagian dari rangkaian siklus Saros 136, tepatnya anggota ke-38 dari total 71 anggota dalam siklus pergerakan geometri tersebut.

Apakah Bisa Disaksikan dari Indonesia?

Bagi masyarakat di Tanah Air, wilayah Indonesia dipastikan berada di luar jalur lintasan totalitas yang dipetakan oleh NASA. Artinya, fase totalitas dari Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 ini tidak dapat disaksikan secara langsung dari Indonesia.

Meski demikian, tahun 2027 tetap menjadi tahun yang kaya akan fenomena astronomi. NASA mencatat akan ada total lima kejadian gerhana sepanjang tahun 2027, yang mencakup dua kali gerhana Matahari—termasuk gerhana Matahari cincin pada 6 Februari 2027—serta tiga kali gerhana Bulan penumbra.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya