Berita

Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Irjen Pol Asep Guntur Rahayu. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

OTT Pejabat BNPB Diekspose Malam Ini, Siapa Saja yang Terjerat?

SELASA, 13 OKTOBER 2026 | 20:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa, 13 Oktober 2026.

Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Irjen Pol Asep Guntur Rahayu mengatakan, konstruksi perkara dan pihak-pihak yang terlibat akan ditentukan melalui ekspose atau gelar perkara yang dijadwalkan berlangsung malam ini.

“Pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan bahwa memang benar bahwa hari ini kami melaksanakan kegiatan tangkap tangan di BNPB,” kata Asep kepada wartawan di sela-sela kegiatan Jelajah Media 2026 di Hotel Melia Purosani, Yogyakarta, Selasa malam, 13 Oktober 2026.


Asep meminta publik menunggu hasil ekspose sebelum KPK menyampaikan keterangan lebih lanjut mengenai perkara tersebut.

“Karena kita juga sedang melakukan pendalaman, dan malam ini juga kita akan tentunya melakukan rapat dan yang lainnya,” ujarnya.

KPK belum merinci jumlah pihak yang diamankan, termasuk kemungkinan keterlibatan pimpinan BNPB. Lembaga antirasuah itu juga belum mengungkap apakah OTT tersebut berkaitan dengan dinas lain, kebakaran hutan, atau penanganan bencana sebelumnya.

Menurut Asep, ekspose akan menentukan konstruksi perkara sekaligus pihak-pihak yang diduga terlibat. Karena itu, ia tidak ingin memberikan keterangan yang berpotensi mendahului hasil pembahasan internal KPK.

“Nah ekspos itu nanti akan menentukan seperti apa konstruksi perkaranya, kemudian juga siapa orang-orang yang terlibat di dalamnya. Oleh karena itu nanti, kalau saya jawab sekarang itu bisa misleading, mendahului,” jelasnya.

Ia menegaskan, KPK perlu memastikan informasi yang disampaikan kepada publik sesuai dengan hasil keputusan ekspose.

“Nanti kalau keputusannya berbeda dengan yang diekspos, itu akan tidak hanya saya yang dirugikan, masyarakat sebagai penerima informasi akan dirugikan,” pungkas Asep.

Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto juga membenarkan adanya OTT terhadap pejabat BNPB. Namun, ia belum mengungkap identitas pihak-pihak yang diamankan.

“Benar ada, untuk detailnya siapa saja, nanti Jubir yang akan menyampaikan,” kata Setyo kepada RMOL, Selasa malam.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya