Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bursa

Saham RANS Sempat Anjlok ke Rp166, di Bawah Harga IPO

SELASA, 13 OKTOBER 2026 | 15:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tekanan jual masih membayangi saham PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS). 

Pada perdagangan Selasa 13 Oktober 2026, saham emiten hiburan milik Raffi Ahmad tersebut sempat merosot ke Rp166 per saham, menembus ke bawah harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) sebesar Rp170 per saham.

Pantauan RMOL, berdasarkan data perdagangan hingga pukul 14.45 WIB, saham RANS berada di level Rp173 per saham, sama dengan penutupan sehari sebelumnya. Sepanjang perdagangan, saham ini bergerak di rentang Rp166 hingga Rp182 per saham.


Aktivitas transaksi RANS juga terpantau ramai. Sebanyak 44,26 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp7,72 miliar melalui 2.762 kali transaksi. Angka tersebut meningkat dibandingkan perdagangan Senin 12 Oktober 2026, ketika volume mencapai 43,39 juta saham dengan nilai transaksi Rp7,60 miliar.

Meski sempat pulih dari titik terendahnya, harga RANS masih menjadi sorotan karena telah menyentuh level di bawah harga IPO yang ditetapkan Rp170 per saham pada Juli 2026.

Tekanan terhadap saham ini juga terjadi di tengah menyusutnya jumlah pemegang saham. Berdasarkan data yang tersedia, jumlah pemegang saham RANS tercatat sebanyak 148.096 investor berdasarkan single investor identification (SID) pada Agustus 2026. Angka itu turun menjadi 126.253 SID pada September, berkurang 21.843 investor atau sekitar 14,75 persen dalam sebulan.

Dari sisi valuasi, saham RANS juga sempat disorot karena dinilai relatif mahal saat IPO. Kiwoom Sekuritas Indonesia memperkirakan rasio harga saham terhadap laba atau price-to-earnings ratio (PER) RANS ketika itu berada di kisaran 30–38 kali.

RANS resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2026 dengan melepas 2,525 miliar saham pada harga Rp170 per saham. Melalui aksi korporasi tersebut, perusahaan menghimpun dana sekitar Rp429,25 miliar.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya