Berita

Sekretaris Eksekutif Sekretariat BRITACOM Huang Suhua. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Finansial

BRITACOM Perbarui Panduan Administrasi dan Layanan Pajak untuk Negara Berkembang

SELASA, 13 OKTOBER 2026 | 14:27 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Belt and Road Initiative Tax Administration Cooperation Mechanism (BRITACOM) memperbarui dua portofolio produk yang menjadi referensi bagi otoritas pajak dalam mengembangkan administrasi dan pelayanan perpajakan, khususnya di negara berkembang.

Sekretaris Eksekutif Sekretariat BRITACOM sekaligus Wakil Direktur Jenderal Departemen Perpajakan Internasional Administrasi Perpajakan Negara China, Huang Suhua mengatakan, pembaruan tersebut dilakukan dengan menghimpun masukan dan praktik terbaik dari negara anggota.

“Kami telah menyempurnakan kedua produk ini dengan meminta masukan dari seluruh pihak yang berkepentingan, termasuk kontribusi kasus, praktik terbaik, dan keahlian dari negara-negara berkembang,” ujar Huang dalam konferensi pers BRITACOF ke-7 di Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2026.


Dua produk yang diperbarui mencakup Tax Administration Product Portfolio dan Tax Service Product Portfolio. Produk pertama berfokus pada perspektif otoritas pajak, sedangkan produk kedua menitikberatkan pada pelayanan kepada wajib pajak.

Menurut Huang, kedua portofolio tersebut diharapkan membantu negara anggota mengidentifikasi berbagai pendekatan administrasi dan pelayanan yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan masing-masing.

Ia menjelaskan, BRITACOM dibentuk pada April 2019 untuk membantu negara berkembang memperkuat mobilisasi penerimaan negara sehingga pemerintah memiliki sumber daya yang memadai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jika kita ingin melangkah jauh, kita harus bergandengan tangan untuk melakukan upaya bersama demi kepentingan bersama,” kata Huang.

Ia menilai kerja sama lintas negara semakin penting karena aktivitas ekonomi global saling terhubung dan tantangan perpajakan tidak dapat diselesaikan oleh satu negara saja.

Dalam BRITACOF ke-7, penguatan kerja sama multilateral dan peningkatan kapasitas menjadi salah satu agenda utama. Upaya tersebut dilakukan melalui pertukaran pengalaman, praktik terbaik, dan bantuan teknis bagi negara anggota.

Huang menambahkan, BRITACOM belum menargetkan pembentukan perjanjian multilateral baru dalam waktu dekat. 

Organisasi tersebut akan memprioritaskan pencapaian konkret melalui kerja sama yang sudah berjalan sebelum mempertimbangkan kebutuhan terhadap perjanjian baru.

Ia berharap pembaruan portofolio dapat membantu menciptakan lingkungan perpajakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat kapasitas negara dalam menyediakan sumber daya untuk kepentingan publik.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya