Berita

Ilustrasi

Politik

Pejabat Harus Lebih Peka terhadap Korban Karhutla

SELASA, 13 OKTOBER 2026 | 12:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah daerah bersama aparat harus memperkuat sinergi dan mempercepat upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat demi melindungi masyarakat dari dampak kabut asap.

Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, menegaskan penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan pernyataan keprihatinan, tetapi harus diwujudkan melalui langkah konkret, baik dalam pemadaman maupun pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak.

Sebagai bentuk kepedulian, Ketua DPP PKS Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan ini mengaku telah menyalurkan bantuan berupa tabung oksigen dan masker bagi masyarakat di kedua provinsi tersebut.


“Saya sudah mencari jalan untuk membantu masyarakat di sana dengan tabung oksigen, dengan masker. Sejumlah bantuan dan logistik sudah saya kirimkan kepada masyarakat di Kalimantan Tengah ataupun juga Kalimantan Barat,” ujar Riyono, Selasa, 13 Oktober 2026.

Legislator PKS tersebut mengingatkan para kepala daerah dan jajaran aparat keamanan agar mengedepankan kepekaan sosial dalam menyikapi bencana. Menurutnya, masyarakat yang setiap hari menghadapi paparan asap membutuhkan tindakan nyata dan komunikasi publik yang empatik.

“Tentu untuk para pejabat daerah, gubernur, bupati, ya Polda, teman-teman Pangdam di sana, sinergi dan kolaborasi untuk terus berupaya semaksimal mungkin memadamkan api. Jaga ya komentar, jaga perasaan masyarakat yang tiap hari mereka bertarung dengan asap,” tegasnya.

Riyono menekankan pentingnya kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat agar penanganan karhutla berjalan lebih efektif. Keselamatan dan kesehatan warga harus menjadi perhatian utama dalam setiap langkah penanggulangan bencana.

“Oleh karena itu, mari kita berkolaborasi untuk segera memadamkan kebakaran ini. Dan tentu ini bukan tugas sendiri-sendiri, ini adalah tugas kita semuanya,” pungkas Riyono.




Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya