Berita

Ilustrasi

Bursa

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

SELASA, 13 OKTOBER 2026 | 07:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia terkoreksi setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam sepekan. Penguatan Dolar AS serta kenaikan harga energi menjadi faktor utama penekan pasar logam mulia di tengah penantian investor terhadap data inflasi Amerika Serikat (AS).

Harga emas spot turun 0,6 persen ke posisi 4.169,10 Dolar AS per ons pada penutupan perdagangan Senin 12 Oktober 2026, setelah sempat mencapai titik tertingginya sejak 2 Oktober. 

Senada, emas berjangka AS untuk kontrak pengiriman Desember melemah 0,6 persen menjadi 4.190,60 Dolar AS per ons. Sementara itu, pasar obligasi dan pemerintah AS tutup merayakan Hari Columbus.


Fokus pelaku pasar kini tertuju pada pernyataan petinggi the Fed Kevin Warsh serta serangkaian data ekonomi krusial pekan ini, termasuk indeks harga konsumen (CPI) pada Rabu serta indeks harga produsen (PPI) dan penjualan ritel pada Kamis.

Berdasarkan FedWatch Tool CME Group, pasar memproyeksikan the Fed menahan suku bunga pada akhir Oktober, sementara probabilitas kenaikan pada Desember mencapai 87,7 persen. Lingkungan suku bunga tinggi ini mengurangi daya tarik emas karena tidak memberikan imbal hasil.

Sentimen negatif turut diperparah oleh lonjakan harga minyak mendekati level tertinggi dua pekan akibat serangan di Arab Saudi, yang memicu kekhawatiran inflasi berkelanjutan. 

Pergerakan di zona merah juga melanda logam mulia lainnya: perak spot melorot 1 persen menjadi 60,22 Dolar AS per ons, platinum melemah 0,2 persen ke posisi 1.684,20 Dolar AS per ons, dan paladium turun 0,5 persen menjadi 1.141,90 Dolar AS per ons.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya