Berita

Pemeriksaan kesiapan sinkronisasi perdana Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Wayang Windu Unit 3 berkapasitas 30 megawatt (MW). (Foto: PT PLN)

Energi

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

SENIN, 12 OKTOBER 2026 | 21:54 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B JAMALI) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Jawa Barat melaksanakan pemeriksaan kesiapan (checkpoint) sinkronisasi perdana (first synchronization) Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Wayang Windu Unit 3 berkapasitas 30 megawatt (MW). 

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis dan operasional sistem kelistrikan sebelum pembangkit energi terbarukan tersebut terintegrasi ke dalam sistem kelistrikan Jawa Barat. 

Pemeriksaan kesiapan dilakukan untuk memastikan seluruh persyaratan teknis dan operasional telah terpenuhi, baik dari sisi pembangkit maupun sistem kelistrikan PLN. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan proses sinkronisasi dapat berlangsung dengan aman sekaligus mendukung pengoperasian pembangkit secara optimal.


General Manager PLN UIP2B JAMALI, Munawwar Furqan mengatakan, bertambahnya pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) perlu diiringi dengan kesiapan sistem dalam mengelola karakteristik dan dinamika pasokan energi yang masuk ke jaringan.

“Pengembangan pembangkit panas bumi menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas pemanfaatan energi bersih sekaligus mendukung agenda transisi energi PLN menuju Net Zero Emissions (NZE),” kata Munawwar, dikutip Senin 12 Oktober 2026.

Manager PLN UP2B Jawa Barat, Santo Kardono menyampaikan bahwa pemeriksaan kesiapan menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh aspek teknis pada sisi PLN maupun PLTP Wayang Windu telah memenuhi persyaratan sebelum dilakukan sinkronisasi perdana.

“Pemeriksaan kesiapan ini menjadi tahapan penting untuk memastikan persyaratan teknis pada sisi PLN maupun PLTP Wayang Windu telah terpenuhi sebelum sinkronisasi perdana,” ujar Santo.

PLTP Wayang Windu Unit 3 dengan kapasitas 30 MW diharapkan dapat menambah pasokan listrik berbasis energi terbarukan sekaligus memperkuat kontribusi energi hijau dalam sistem kelistrikan di Jawa Barat. Tambahan kapasitas tersebut juga diperkirakan berpotensi mendukung pengurangan emisi karbon sekitar 200.000 ton CO?e per tahun.

Integrasi pembangkit panas bumi tersebut sejalan dengan Transformasi PLN 2.0, khususnya agenda NZE Moonshot yang mendorong PLN untuk berperan aktif dalam percepatan transisi energi dan pengembangan ekonomi hijau. 

Kehadiran pasokan energi bersih yang andal diharapkan turut mendukung kebutuhan listrik masyarakat, sektor industri, serta aktivitas ekonomi di Jawa Barat.

Santo menambahkan, kesiapan sistem akan terus diperkuat seiring dengan meningkatnya pengembangan pembangkit energi terbarukan, termasuk panas bumi, tenaga surya, dan tenaga bayu.

“Dengan persiapan yang matang serta sinergi seluruh pihak, kami berharap PLTP Wayang Windu Unit 3 dapat memperkuat pasokan energi hijau dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun kegiatan ekonomi di Jawa Barat,” kata Santo.

Melalui pemeriksaan kesiapan ini, PLN UIP2B JAMALI melalui UP2B Jawa Barat terus mempersiapkan sistem kelistrikan yang adaptif terhadap pertumbuhan pembangkit energi terbarukan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya