Berita

Menko PMK Sugiono dan Menlu Armanatha Nasir (Foto: Kemlu RI)

Pemerintahan

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

SENIN, 12 OKTOBER 2026 | 21:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha Christiawan Nasir menegaskan pergantian kepemimpinan di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI tidak akan mengubah arah politik luar negeri (polugri) Indonesia yang berlandaskan prinsip bebas aktif dan amanat konstitusi.

Penegasan itu disampaikan Arrmanatha yang kerap disapa Tata dalam konferensi pers pertamanya usai serah terima jabatan (sertijab) dengan Sugiono di Kantor Kemlu RI, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026. 

Sugiono kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).


Tata menyebut kesinambungan menjadi landasan utama dalam menjalankan diplomasi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. 

Dia menegaskan, arah politik luar negeri tidak ditentukan oleh preferensi pribadi seorang menteri, melainkan berpijak pada konstitusi.

“Menteri boleh berganti, arah politik luar negeri Indonesia? Tidak. Kompas kita bukan selera pribadi seorang Menteri, melainkan konstitusi,” tegas Menlu Tata.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Sugiono yang dinilainya telah menjaga konsistensi politik luar negeri Indonesia selama dua tahun terakhir, meski dunia dihadapkan pada berbagai krisis dan ketidakpastian. 

Tata memastikan prinsip yang sama akan dilanjutkan sekaligus diperkuat dalam kepemimpinannya di Kemlu.

“Ini bukan halaman baru, ini adalah bab berikutnya di buku yang sama,” ujarnya.

Menurutnya, prinsip bebas aktif tetap menjadi jangkar diplomasi Indonesia. Indonesia tidak terikat pada aliansi mana pun dan tidak memilih blok, tetapi berpegang pada prinsip serta tetap tegas apabila kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terganggu.

“Kita tidak memilih blok, kita memilih prinsip,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya