Berita

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Energi

Ada Potensi Investasi Energi Terbarukan Rp16 Triliun, Eddy Soroti Kepastian Regulasi

SENIN, 12 OKTOBER 2026 | 13:21 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kepastian regulasi dan percepatan eksekusi proyek menjadi kunci untuk merealisasikan potensi investasi sektor energi terbarukan di Indonesia. Tanpa kepastian tersebut, minat investor berisiko tidak berujung pada proyek nyata.

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, mengatakan minat investor global terhadap sektor energi Indonesia cukup kuat. Bahkan, diskusi dengan sejumlah lembaga keuangan melalui GFANZ mengidentifikasi potensi investasi sekitar 1 miliar Dolar AS untuk proyek energi terbarukan berkapasitas sekitar 1,2 GW.

"Persoalannya bukan semata-mata ketersediaan modal. Tantangan kita adalah bagaimana mengubah minat investasi tersebut menjadi proyek yang benar-benar berjalan," ujar Eddy, Senin, 12 Oktober 2026. 


Untuk mengatasi persoalan tersebut, Eddy mendorong percepatan eksekusi proyek melalui pembagian kewenangan yang jelas serta tenggat waktu pengambilan keputusan yang terukur dan dapat diprediksi.

Selain itu, pemerintah perlu menjaga konsistensi kebijakan dan memperkuat kerangka hukum untuk memberikan kepastian bagi investasi jangka panjang. Ketentuan fiskal dan persyaratan administratif juga harus tetap sejalan dengan keekonomian proyek.

Eddy menilai reformasi struktural melalui kebijakan dan legislasi diperlukan agar investor tidak kehilangan kepastian dalam merealisasikan rencana bisnisnya.

"Indonesia memiliki modal dan pelaku industri yang siap masuk ke sektor transisi energi. Jangan sampai mereka menunggu terlalu lama karena ketidakpastian regulasi dan akhirnya mengalihkan investasinya ke negara lain," kata Eddy.

Untuk mendukung kepastian investasi, parlemen tengah mendorong sejumlah agenda legislasi, yakni revisi UU Ketenagalistrikan, RUU Energi Baru dan Energi Terbarukan, serta RUU Pengendalian Perubahan Iklim yang Berkeadilan.

Penguatan regulasi tersebut juga dinilai penting untuk mendukung target peningkatan porsi energi baru terbarukan dalam sistem kelistrikan hingga 30 persen pada 2034, serta dalam bauran energi nasional menjadi 36-40 persen pada 2040.

"Transisi energi membutuhkan investasi besar dan investasi membutuhkan kepastian. Karena itu, tugas kita bukan hanya menarik modal masuk, tetapi memastikan regulasi, proses perizinan, kebijakan fiskal, dan pelaksanaan proyek mampu memberikan keyakinan bahwa modal tersebut dapat bekerja secara produktif dalam jangka panjang," pungkas Eddy.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya