Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dalam kunjungan kegiatan pangan murah di KDMP Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel). (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Kopdes Merah Putih Bawa Banyak Manfaat bagi Masyarakat

MINGGU, 11 OKTOBER 2026 | 07:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Sorowako, Luwu Timur telah resmi beroperasional menyusul diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) No. 82 Tahun 2026 tentang Tata Kelola dan Operasionalisasi KDKMP.

“Gerai-gerai koperasi telah mulai melayani masyarakat dengan menyalurkan barang bersubsidi, sekaligus produk unggulan usaha mikro dan kecil setempat,” kata Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dalam kunjungan kegiatan pangan murah di KDMP Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu, 10 Oktober 2026.

Menkop menyebut KDKMP Sorowako telah menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penjualan barang barang bersubsidi, berupa LPG 3 kilogram (kg), pupuk, beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), dan minyak goreng. Selain itu, rak-rak gerai juga diisi produk unggulan UMKM lokal.


"Dari penyaluran beras dan minyak goreng yang dipasok langsung dari Bulog, pendapatan yang telah diperoleh mencapai sekitar Rp1 miliar. Angka ini belum mencakup pendapatan dari barang lainnya," ungkapnya.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti awal kehadiran KDKMP mulai memberi dampak nyata. Meski bertahap, operasional diyakini akan semakin kokoh dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

Menyusul pencapaian awal tersebut, Menkop telah meminta Gubernur dan Bupati setempat untuk melengkapi koperasi dengan peralatan pengolahan pasca-panen. Hal ini guna mengangkat nilai jual komoditas unggulan daerah seperti lada, vanili, dan hasil pertanian lainnya.

Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok, koperasi ini juga memiliki keunikan karena berada tepat di depan Danau Matano. Pemandangan yang indah menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung sekaligus peluang untuk mengembangkan usaha koperasi.

"Bangunan dan lokasi koperasi adalah milik desa. Potensi yang ada sangat besar. Peralatan pasca-panen akan memastikan hasil bumi tidak hanya dijual mentah, melainkan memiliki nilai tambah yang menguntungkan masyarakat," jelasnya.

Saat ini tercatat 500 warga desa telah terdaftar sebagai anggota KDKMP dari total sekitar 4.000 jiwa. Target ke depannya adalah melibatkan seluruh warga desa secara bertahap. Model bisnis dan kelayakan usaha terus disempurnakan agar koperasi benar-benar menghasilkan keuntungan yang adil bagi anggotanya.

"Proses operasionalisasi memerlukan kematangan model bisnis. Kami memohon doa dan dukungan agar KDKMP dapat berjalan berkelanjutan dan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat," ucap Menkop.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya