Berita

Asesmen Wali Pemasyarakatan bagi tahanan baru Lapas Kelas IIB Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 21:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Lapas Kelas IIB Cianjur, Jawa Barat, terus memperkuat pelaksanaan pembinaan melalui kegiatan Asesmen Wali Pemasyarakatan bagi tahanan baru. 

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperoleh informasi awal mengenai kondisi dan kebutuhan setiap warga binaan sebagai dasar dalam memberikan pendampingan dan pembinaan yang lebih terarah.

Dalam pelaksanaannya, Wali Pemasyarakatan melakukan wawancara dan penggalian informasi secara langsung dengan tahanan baru.


Proses tersebut mencakup pengumpulan informasi mengenai latar belakang pribadi dan keluarga, kondisi sosial, riwayat kehidupan, pendidikan, pekerjaan, hingga berbagai kebutuhan yang dapat menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan pembinaan selama menjalani masa pidana.

Melalui pendekatan yang humanis dan dialogis, wali dapat memahami kondisi setiap individu secara lebih menyeluruh sehingga pendampingan yang diberikan dapat disesuaikan dengan karakter, kebutuhan, dan perkembangan masing-masing warga binaan.

Hasil asesmen selanjutnya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam pelaksanaan pendampingan, pemantauan perkembangan, serta penyusunan langkah pembinaan yang sesuai.

Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, menegaskan bahwa asesmen merupakan bagian penting dalam memastikan pembinaan berjalan secara terarah dan memiliki dasar informasi yang jelas.

“Setiap warga binaan memiliki latar belakang dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, asesmen menjadi langkah awal yang penting agar proses pembinaan dapat diberikan secara tepat,” ujar Prayogo dalam keterangan tertulis, Kamis 1 Oktober 2026.

Prayogo menambahkan bahwa peran Wali Pemasyarakatan menjadi penting dalam memantau perkembangan warga binaan selama mengikuti proses pembinaan.

“Melalui komunikasi dan pemantauan yang berkelanjutan, setiap perkembangan maupun kebutuhan warga binaan dapat diketahui dan ditindaklanjuti secara tepat,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya