Berita

Kuseryansyah. (Foto: Istimewa)

Hukum

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

KAMIS, 01 OKTOBER 2026 | 16:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perkara dugaan korupsi terkait penyaluran kredit fiktif yang dikaitkan dengan platform PT Crowde Membangun Bangsa kembali menjadi perhatian. 

Nama Kuseryansyah turut disorot setelah disebut dua kali tidak memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Berdasarkan informasi yang diterima, Kuseryansyah sebelumnya dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada 29 September 2026 dan kembali dipanggil pada 1 Oktober 2026. 


Namun, kedua agenda pemeriksaan tersebut disebut tidak dihadiri oleh yang bersangkutan. Alasan ketidakhadiran Kuseryansyah masih memerlukan klarifikasi dari pihak terkait.

Di tengah proses pemeriksaan tersebut, Kuseryansyah juga tercatat mengikuti kontestasi pemilihan Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dalam Musyawarah Nasional (Munas) AFPI yang berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026, di JS Luwansa Hotel & Convention Center, Jakarta Selatan.

Kuseryansyah bukan nama baru dalam organisasi AFPI. Ia diketahui pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif AFPI pada 2019 hingga akhir 2023. 

Pada periode 2020-2023, ia juga disebut menjalankan posisi Ketua Harian ketika AFPI berada di bawah kepemimpinan Adrian Gunadi.

Keterkaitan riwayat jabatan tersebut menjadi perhatian karena perkara yang dikaitkan dengan Crowde disebut berada dalam rentang waktu yang beririsan dengan periode ketika Kuseryansyah masih memiliki posisi strategis di lingkungan AFPI. 

Koordinator Nasional Fintech Risk Observatory (FRO), Nahumarury, menyoroti perlunya kejelasan mengenai ketidakhadiran Kuseryansyah dalam dua agenda pemeriksaan tersebut. 

"Informasi mengenai proses hukum dan kontestasi kepemimpinan AFPI perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak menimbulkan kesimpulan yang belum terverifikasi," kata Nahumarury dalam keterangan tertulis, Kamis 1 Oktober 2026.

Walaupun, Nahumarury juga menekankan, pemanggilan seseorang sebagai saksi dalam proses hukum tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa yang bersangkutan terlibat dalam tindak pidana.

Selain itu, dia juga menyoroti mekanisme internal AFPI terkait persyaratan pencalonan dan aspek kepatuhan kandidat juga dinilai relevan untuk dijelaskan kepada publik. 

"Hal tersebut terutama berkaitan dengan posisi AFPI sebagai asosiasi yang menaungi pelaku industri fintech pendanaan bersama di Indonesia," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya