Berita

Suasana Pelabuhan Ketapang. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Bukan soal Layanan Pelabuhan, Ini Biang Kerok Kemacetan Horor Ketapang

RABU, 30 SEPTEMBER 2026 | 23:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kemacetan horor di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir turut menyedot perhatian publik. 

PT ASDP Indonesia Ferry pun menuai sorotan terkait kinerjanya. Beberapa kalangan turut menyalahkan perusahaan pelat merah ini sebagai biang kerok kemacetan di Ketapang-Gilimanuk.

Namun Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi, memiliki pandangan yang berbeda. Menurutnya, ASDP sudah menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.  


Siswanto menyebut faktor penyebab terjadinya kemacetan horor di Ketapang akibat dari penerapan yang tidak tegas terhadap muatan Over Dimension Over Loading (ODOL) pada truk yang akan memasuki pelabuhan.

“Kepadatan di Ketapang bukan karena pelabuhan tidak siap melayani. Akan tetapi dikarenakan kendaraan truk ODOL melebihi kapasitas dermaga yang tersedia. Secara jumlah dermaga sudah sangat banyak dan harusnya apabila truk sesuai dengan ketentuan yang datang ke pelabuhan, tidak akan ada kemacetan sedikitpun,” kata Siswanto kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 30 September 2026. 

Ia pun heran karena pelabuhan justru yang diminta menyesuaikan melayani truk ODOL. 

“Truk ODOL tidak dilarang melintas di jalan dan bahkan dibiarkan masuk ke pelabuhan hingga terpaksa harus dimuat ke kapal. Ini kan sangat aneh,” tegasnya.

Bahkan Siswanto turut mendengar dari berbagai sumber soal yang terjadi di Ketapang. Ia menyebut adanya dugaan oknum sopir truk yang melakukan pemblokiran di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.

“Kalau info itu benar, ini kan sangat ironi. Ini tentu sangat membahayakan  pelayaran dan keselamatan penumpang yang tidak dapat sandar di pelabuhan, mengganggu kelancaran distribusi barang dan menghambat perekonomian,” tegasnya lagi.

Pengamat maritim yang dikenal kritis ini lantas menyebut dampak terbesarnya adalah memicu benturan di lapangan. Pasalnya, penumpang tidak diperbolehkan naik ke atas kapal oleh para oknum yang melakukan pemblokiran di Pelabuhan Ketapang.

“Pihak keamanan pelabuhan, kepolisian dan TNI harus bertindak tegas. Tapi ini kok seakan-akan tidak berdaya menghadapi oknum sopir yang memblokir di dalam pelabuhan. Negara jangan sampai kalah dengan segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka harus ditindak tegas atas kejadian yang membahayakan dan merugikan masyarakat,” pungkasnya.

Sorotan tajam soal kemacetan di Ketapang salah satunya datang dari Anggota Komisi V DPR Edi Purwanto, Selasa, 29 September 2026. Ia  meminta Kementerian Perhubungan bersama ASDP dan pemerintah daerah duduk bersama mengevaluasi pola penanganan yang selama ini dilakukan. 

“Evaluasi perlu melihat kapasitas pelabuhan, pengaturan kendaraan sebelum masuk pelabuhan, proses boarding, bongkar muat, kesiapan kapal hingga pengaturan arus kendaraan di jalan menuju Ketapang,” kata Edi.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya