Berita

Menlu RI Sugiono (Foto: Kemlu RI)

Global

RI Desak Perdamaian Gaza Harus Diiringi Pemulihan Kehidupan Warga

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 14:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan upaya menjaga perdamaian di Gaza harus berjalan beriringan dengan pemulihan kehidupan masyarakat Palestina.

Indonesia menilai penghentian kekerasan, gencatan senjata, dan akses bantuan kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama. Namun, pemulihan layanan dasar, infrastruktur, serta penghidupan yang layak bagi masyarakat Gaza juga harus segera dimulai.

“Bagi rakyat Gaza, perdamaian harus berarti lebih dari sekadar tidak adanya kekerasan. Mereka harus dapat membangun kembali kehidupan yang layak dan bermartabat,” tegas Sugiono dalam High Level Roundtable on Gaza Early Recovery bertajuk “From Sharm El-Sheikh to Phase II- Consolidating Peace and Early Recovery” di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, dikutip Jumat, 25 September 2026.


Sugiono juga menegaskan bantuan kemanusiaan tidak boleh hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi harus turut membantu masyarakat Gaza membangun kembali kehidupan mereka dalam jangka panjang.

“Pemulihan Gaza membutuhkan pasokan dan sumber daya yang memadai untuk mengembalikan layanan dasar dan membangun kembali infrastruktur,” ujar Menlu Sugiono. 

“National Committee for the Administration of Gaza juga dapat memainkan peran penting dalam proses tersebut,” tambahnya.

Di sisi lain, Sugiono menegaskan seluruh proses rekonstruksi Gaza harus dipimpin dan dimiliki oleh rakyat Palestina atau Palestinian-led and Palestinian-owned. 

Karena itu, dukungan internasional perlu diarahkan untuk memperkuat kapasitas dan kepemilikan Palestina atas masa depan Gaza.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya