Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: istimewa)

Politik

Prabowo Harus Benahi Gibran dan Menteri Titipan

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 13:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan, menilai keputusan Prabowo Subianto memilih Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden merupakan bagian dari strategi politik.

Namun, setelah Prabowo terpilih dan menjabat sebagai presiden, Syahganda menilai ada tanggung jawab untuk melakukan pembenahan agar pemerintahan ke depan diisi orang-orang terbaik.

“Sekarang Prabowo dengan berhasil menang menjadi presiden maka tugas dia adalah membersihkan agar jalan bangsa ini ke depan di tangan dia,” kata Syahganda di kanal Youtube Bambang Widjojanto, Jumat, 25 September 2026.


Dalam pandangannya, pembenahan tersebut juga perlu menyentuh posisi Gibran. Ia menilai Gibran tidak banyak dilibatkan dalam agenda pemerintahan secara serius.

“Makanya Gibran nggak pernah diajak untuk rapat kabinet secara serius, nggak pernah dikasih peran,” ujarnya.

Syahganda bahkan menyebut Gibran sebagai simbol persoalan moral dan etika dalam politik Indonesia. Menurutnya, persoalan tersebut harus diselesaikan agar tidak terus menjadi beban bagi perjalanan bangsa.

“Gibran ini simbol daripada kerusakan bangsa dari segi moral dan etika, maka Gibran ini memang harus selesai di dua tahun ini,” tegasnya.

Selain persoalan Gibran, Syahganda menilai Prabowo juga perlu membenahi pengaruh kekuatan politik yang sebelumnya ikut masuk ke dalam pemerintahan. Ia menyinggung adanya pihak-pihak yang disebut menitipkan orang untuk masuk ke dalam kekuasaan setelah Prabowo memenangkan Pilpres 2024.

Syahganda juga menyinggung adanya sejumlah nama yang menurutnya dititipkan oleh pemerintahan sebelumnya.

“Di mana Jokowi menitipkan 15-17 nama, kalau tidak salah. Ini yang harus kita benahi secara tuntas,” pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya