Berita

Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan. (Foto: RMOL)

Politik

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 09:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan, menyatakan jika Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan dan mendiskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari posisi wakil presiden, Prabowo Subianto memiliki ruang untuk menentukan penggantinya sesuai mekanisme konstitusi.

Syahganda bahkan menyatakan akan melakukan nazar jika MK memutus Gibran didiskualifikasi.

“Pertama, kalau MK menyetujui, saya nazar di sini saya botak, saya gunduli kepala saya. Dan saya berangkat umrah, itu nazar saya,” kata Syahganda di kanal Youtube Bambang Widjojanto, Jumat, 25 September 2026.


Ia mengaku persoalan Gibran memiliki makna emosional baginya karena dikaitkan dengan perjalanan perjuangan politik yang telah dilaluinya sejak menjadi mahasiswa.

Menurut Syahganda, pergantian wakil presiden nantinya dapat menjadi bagian dari momentum pembenahan pemerintahan. Ia mengaitkannya dengan rencana Presiden Prabowo melakukan reshuffle kabinet.

“Yang kedua, rencana presiden untuk me-reshuffle kabinet. Kira-kira presiden bilang iya, ini waktu yang tepat. Nah, itulah sekaligus ganti wapres baru plus menteri-menteri titipan di-reshuffle,” katanya.

Syahganda menilai momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk membentuk tim pemerintahan yang menurutnya lebih solid dalam menjalankan agenda pembangunan.

“Jadi Prabowo punya kekuatan orang-orang the dream team untuk kerja keras untuk bangsa ini,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya