Berita

Menkeu Suahasil Nazara. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Suahasil Nazara:

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 23:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pelunasan obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Indonesia (BI) sebagai salah satu tonggak penting dalam penyelesaian penanganan krisis ekonomi 1997-1998.

Demikian dikatakan Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Gedung Bank Indonesia, Jakarta pada Kamis, 24 September 2026.

Menurut Suahasil, obligasi yang diterbitkan pemerintah pada 1998 tersebut menjadi bagian dari skema penanganan krisis perbankan dan kemudian dibeli oleh Bank Indonesia. Kewajiban pemerintah atas obligasi itu baru sepenuhnya dilunasi setelah hampir tiga dekade.


"Seperti yang telah saya sampaikan pada akhir bulan Agustus kemarin, pembayaran untuk obligasi BLBI yang diterbitkan di tahun 1998 itu terlunasi," kata Suahasil 

Ia menjelaskan, pelunasan tersebut menandai berakhirnya hubungan kewajiban pemerintah dengan BI yang muncul dari penanganan krisis tersebut.

"Coba bayangkan bahwa dia dilunasi setelah sekitar hampir 28-29 tahun. Itu adalah suatu tanda milestone di Republik kita bagaimana penanganan krisis tahun 1997-1998 akhirnya selesai secara hubungan Bank Indonesia dengan Kementerian Keuangan dan Pemerintah ketika itu," kata Suahasil.

Meski hubungan utang pemerintah dan BI terkait obligasi tersebut telah selesai, Suahasil menegaskan hal itu tidak menghapus hak pemerintah untuk menagih kewajiban para debitur BLBI.

"Nah ini akan terus kita lakukan, menjadi pekerjaan yang akan terus kita laksanakan ke depannya," tandas Suahasil.

Untuk diketahui, Pemerintah telah menuntaskan pembayaran utang obligasi sebesar Rp218,3 triliun kepada BI yang diterbitkan dalam rangka penanganan krisis ekonomi dan perbankan 1997-1998.

Pelunasan utang tersebut dilakukan pada 24 Agustus 2026 melalui APBN, dengan memanfaatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berasal dari surplus BI.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya