Berita

Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Politik

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 22:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah masih memverifikasi dokumen tagihan sebelum mencairkan cicilan perdana pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) senilai puluhan triliun Rupiah yang akan jatuh tempo besok, Jumat, 25 September 2026.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan, pembayaran tidak bisa langsung dilakukan tanpa pencocokan data fisik di lapangan. Pemerintah harus memastikan seluruh pembangunan fisik KDMP yang menjadi dasar pembiayaan telah tervalidasi dan sesuai ketentuan.

“Dalam proses membayar ini, kita cari cara memverifikasinya. Tentu harus ada verifikasi atas apa yang sudah dibangun, berapa yang sudah tervalidasi. Ada kementerian/lembaga yang perlu memantau di lapangan, ada desa tempat itu dibangun,” ujar Suahasil dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 24 September 2026.


Kendati demikian, Suahasil memastikan alokasi dana cicilan tersebut sudah siap dan telah dianggarkan sejak awal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

“Untuk KDKMP ini sudah ada anggarannya sejak pertama APBN masuk ke 2026. Jadi pasti dibayar. APBN kita selalu fleksibel,” tegasnya.

Skema pembiayaan KDMP sendiri melibatkan lintas lembaga, mulai dari PT Agrinas Pangan Nusantara, Kementerian Koperasi, hingga Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Pelibatan KSSK dilakukan mengingat penyaluran pembiayaan bersumber dari perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

“Apakah KSSK memantau ini? Tentu. Di KSSK ada Kemenkeu, BI, OJK, LPS, hingga Danantara yang notabene pemilik Bank Himbara. Keberadaan Danantara membuat pemantauan ini komplit,” jelas Suahasil.

Berdasarkan data Kemenkeu, pemerintah diperkirakan harus membayar cicilan perdana pembiayaan KDMP sebesar Rp37,7 triliun yang mencakup pokok dan bunga kredit. Namun hingga kini, pencairan masih menanti penyerahan dokumen tagihan resmi dari konsorsium Bank Himbara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya