Berita

Diskusi Publik 'Mencari Format Peraturan Ketenagakerjaan yang Melindungi dan Mendukung Daya Saing' di Auditorium CSIS, Jakarta Pusat, Kamis, 24 September 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Masih Diterpa Perdebatan 8 Isu Strategis

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 16:22 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan memasuki tahap krusial. DPR menargetkan pembahasan selesai dan aturan tersebut diundangkan pada 8 Oktober 2026, sementara sejumlah isu substantif masih menjadi perdebatan dengan pemerintah.

Kapoksi PKB di Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, mengatakan pembahasan RUU tersebut kini sudah masuk tahap harmonisasi bersama pemerintah.

"Kita sudah dua kali bertemu dengan pemerintah. Semalam kita sampai jam 10 malam rapat, sudah mulai masuk beberapa pasal-pasal perbedaan substantif dengan pemerintah," kata Zainul dalam diskusi publik CSIS di Jakarta Pusat, Kamis, 24 September 2026. 


Menurutnya, pembahasan ditargetkan selesai pada 8 Oktober. Target tersebut berkaitan dengan amanat Mahkamah Konstitusi yang menetapkan batas waktu pembahasan pada 5 Oktober.

Dalam prosesnya, terdapat 8 isu strategis yang masih menjadi titik perdebatan, antara lain PKWT, pengupahan, alih daya, pekerja digital, waktu kerja, sanksi pidana, pelatihan kerja, serta pesangon.

Untuk PKWT, misalnya, terdapat perbedaan usulan mengenai durasi. Pengusaha menginginkan lima tahun, sementara serikat pekerja mengusulkan satu tahun. DPR mencoba mengambil jalan tengah tiga tahun.

Dalam isu pengupahan, pembahasan berkaitan dengan formula yang mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi, inflasi dan indeks tertentu, dengan perhatian terhadap kebutuhan hidup layak atau KHL.

Sementara untuk alih daya, DPR mempertahankan pengaturan terhadap sejumlah sektor, di antaranya security, cleaning service, catering, dan sopir.

RUU tersebut juga memasukkan pekerja digital sebagai bagian dari perkembangan ekosistem ketenagakerjaan baru.

Zainul mengatakan RUU ini diarahkan untuk mempertemukan tiga kepentingan, yakni perlindungan tenaga kerja, penciptaan lapangan kerja, dan fleksibilitas usaha.

"Jadi ada tiga tema besar yang coba kita pertemukan dalam RUU Ketenagakerjaan ini. Yaitu perlindungan tenaga kerjanya, penciptaan lapangan kerja, dan juga fleksibilitas usaha," jelasnya.

Menurut Zainul, perlindungan pekerja tidak cukup hanya dengan mempertahankan status pekerjaan. Negara juga perlu memastikan pekerja memiliki bantalan ketika kehilangan pekerjaan melalui jaminan kehilangan pekerjaan, pesangon, serta pelatihan untuk upskilling dan reskilling.

"Yang diproteksi itu adalah pekerjanya," tegas Zainul.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya