Berita

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati (Foto: Kemenkes)

Politik

Kemenkes Siaga Hadapi Dampak El Nino terhadap Kesehatan Masyarakat

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 16:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memantau situasi dan meningkatkan kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi potensi dampak fenomena iklim El Nino terhadap kesehatan masyarakat.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengatakan pihaknya terus memperkuat langkah perlindungan kesehatan di berbagai daerah dengan mempertimbangkan tingkat risiko masing-masing wilayah.

Menurutnya, El Nino tidak hanya berkaitan dengan perubahan cuaca dan iklim, tetapi juga berpotensi memicu berbagai persoalan kesehatan. 


Dampaknya antara lain keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penurunan kualitas udara, hingga gangguan terhadap ketahanan pangan.


"Kementerian Kesehatan akan terus memantau perkembangan situasi dan memperkuat langkah-langkah perlindungan kesehatan masyarakat sesuai dengan tingkat risiko di masing-masing wilayah," ujar Widyawati, dikutip Kamis, 24 September 2026.

Untuk menekan risiko gangguan kesehatan, masyarakat diminta melakukan langkah pencegahan secara mandiri. 

Di antaranya dengan mengenakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara berada dalam kondisi tidak sehat.

Masyarakat juga diimbau rutin memantau Indeks Kualitas Udara (IKU), memperbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi akibat suhu ekstrem, serta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) apabila mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya. 

Kemenkes juga meminta masyarakat tetap tenang, selektif menerima informasi, dan mengikuti pembaruan cuaca dari instansi berwenang serta informasi kesehatan resmi pemerintah.

"Masyarakat tidak perlu panik, namun tetap waspada. Lindungi diri, lindungi keluarga, dan lindungi kelompok masyarakat yang paling rentan," kata Widyawati.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya