Berita

Perwakilan Angkatan Laut Italia yang tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 24 September 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 14:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menerima perwakilan Angkatan Laut Italia di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 24 September 2026. 

Pertemuan ini berlangsung setelah upacara penyerahan dan pergantian nama kapal perang ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100 TNI Angkatan Laut (AL).

Berdasarkan pantauan RMOL, sejumlah perwakilan Angkatan Laut Italia berseragam putih lengkap tiba di Istana Kepresidenan Jakarta sekitar pukul 13.15 WIB. 


Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Prabowo akan menerima perwakilan Angkatan Laut Italia yang sebelumnya turut mengantar Giuseppe Garibaldi ke Indonesia.

"Jadi memang benar siang ini rencananya Bapak Presiden akan menerima perwakilan dari Angkatan Laut Italia yang kemarin mengantar Giuseppe Garibaldi untuk menjadi kapal induk pertama yang tadi pagi sudah secara resmi berubah nama dan kita beri nama menjadi KRI Sriwijaya," ujar Mensesneg.

Prasetyo berharap kehadiran KRI Sriwijaya-100 dapat memperkuat TNI AL sekaligus memberikan manfaat dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia, termasuk kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Mohon doa restunya semoga ini memperkuat Angkatan Laut kita dan membawa manfaat untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang kita hadapi," kata dia. 

ITS Giuseppe Garibaldi resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya-100 melalui prosesi reflagging atau pergantian bendera Italia menjadi Merah Putih di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis pagi. 

Prosesi tersebut dilanjutkan dengan shipnaming serta pengukuhan Komandan KRI Sriwijaya-100.

KRI Sriwijaya-100 sebelumnya menempuh pelayaran sejauh 6.870 mil laut selama 25 hari dari Italia menuju Indonesia dengan melintasi Terusan Suez, Laut Merah, dan Samudra Hindia.

Kapal tersebut nantinya antara lain difungsikan untuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP), terutama dalam penanganan bencana alam dan bantuan kemanusiaan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya