Berita

Gedung Mahkamah Konstitusi, (Foto: RMOL)

Politik

MK Harapan Terakhir Bongkar Polemik Pendidikan Gibran

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 11:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Profesor Denny Indrayana berharap Mahkamah Konstitusi (MK) membuka ruang pembuktian dalam perkara yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024.

Menurut Denny, MK menjadi tahapan terakhir dalam mekanisme hukum ketatanegaraan untuk mendapatkan jawaban atas persoalan tersebut. Karena itu, ia berharap perkara yang telah diregistrasi dapat dilanjutkan hingga pemeriksaan pembuktian.

"Mahkamag Konstitusi ini menjadi harapan terakhir dalam tata negara. Tidak ada lagi langkah di atas MK itu secara hukum," ujar Denny lewat kanal Youtube Forum Keadilan TV, Kamis, 24 September 2026.


Meski demikian, Denny menegaskan pihaknya masih akan memaksimalkan seluruh ikhtiar hukum yang tersedia dalam perkara tersebut.

"Ini masih ada ikhtiar yang harus dimaksimalkan. Insyaallah kita punya harapan di Mahkamah Konstitusi," katanya.

Denny juga meminta masyarakat ikut mengawal proses persidangan yang diharapkan berlangsung secara terbuka. Menurutnya, pemeriksaan hingga tahap pembuktian penting agar persoalan mengenai syarat pendidikan Gibran dapat memperoleh jawaban melalui proses hukum.

"Doakan saja masyarakat Indonesia. Ini persidangan yang terbuka. Harapannya MK tidak menutup persidangan, lanjut ke pembuktian sehingga kita punya jawaban, solusi, tidak menjadi rumor masalah pendidikan Gibran," tutur Denny.

Ia berharap proses tersebut dapat memberikan kepastian sekaligus mencegah polemik berkembang tanpa penyelesaian.

"Dengan demikian masalah bangsa ini tidak berlarut-larut," tandasnya.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya