Berita

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat sesi wawancara di Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Kamis, 24 September 2026 (Foto: Dokumen Istimewa)

Presisi

Polisi Kerahkan 26 Ribu Lebih Personel Gabungan Amankan Demo di Depan DPR/MPR

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 10:22 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 26.386 personel gabungan dari Kepolisian, TNI, Pemprov DKI, dan Pamdal Gedung MPR/DPR RI dikerahkan untuk mengamankan rangkaian unjuk rasa di wilayah Jakarta pada Kamis, 24 Agustus 2026.

Berdasarkan data Polda Metro Jaya, terdapat 99 kegiatan yang berlangsung di wilayah hukum hukumnya serta daerah penyangga. Rinciannya meliputi 73 aksi penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya.

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, merinci sebaran penempatan personel di berbagai titik pengamanan, yaitu untuk wilayah Monumen Nasional (Monas) 4.020 personel, Bundaran Hotel Indonesia (HI) 4.051 personel, DPR/MPR RI 3.663 personel, penyekatan dan FKPMS 8.914, Kamseltibcarlantas 2.055, Gakkum 1.841, Siaga Mapolda 600, Tim Patroli Wilayah 412, TMII 296, Kementan dan Danantara 197, Semanggi 140, Komnas HAM dan Pengadilan Tinggi 102, patroli pengawalan unjuk rasa 62, serta PJU penanggung jawab 33 personel.


Polda Metro Jaya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar kegiatan penyampaian pendapat ini berlangsung aman, damai, dan tertib.

“Menyampaikan pendapat merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan mengawal agar aspirasi dapat disampaikan dengan aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Kombes Budi.

Budi juga memastikan seluruh personel di lapangan akan mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis. 

Selain itu, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional dengan melihat kondisi arus kendaraan, jumlah massa, serta perkembangan situasi di lapangan.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya