Berita

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Ratih Megasari Singkarru. (Foto: Dok. F-NasDem)

Politik

Soroti Kesiapan BPS Kelola Big Data, Komisi X DPR: SDM Statistik Masih Kurang

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 09:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kesiapan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam mengelola sumber data yang semakin besar dan kompleks, disorot Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Ratih Megasari Singkarru.

Menurut Ratih, perkembangan teknologi dan munculnya berbagai sumber data baru harus diimbangi dengan penguatan sumber daya manusia (SDM) serta infrastruktur teknologi informasi (TI) BPS.

“Kalau kita ngomongin big data, saya hanya punya rasa insecure, sebenarnya BPS kita siap enggak sih untuk mengelola data sebesar dan sekompleks itu?” ujar Ratih, dikutip Kamis, 24 September 2026. 


Ratih mempertanyakan kesiapan BPS mengintegrasikan hasil sensus, data administrasi, sumber data baru, hingga big data dari berbagai platform digital.

Legislator NasDem dari daerah pemilihan Sulawesi Barat itu mengatakan tantangan tersebut tidak hanya menyangkut teknologi, tetapi juga ketersediaan tenaga statistik. Ia menilai jumlah dan sebaran tenaga statistik di kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah masih belum merata.

“Jumlah dan juga sebaran tenaga statistik di seluruh Indonesia sebenarnya masih kurang dan juga belum rata,” katanya.

Ratih juga menyoroti kapasitas pendidikan statistik untuk memenuhi kebutuhan tenaga statistik nasional. Menurutnya, perlu dikaji apakah daya tampung pendidikan statistik saat ini sudah mencukupi atau perlu diperluas, termasuk melalui pembukaan program studi statistik di berbagai daerah.

Selain SDM, Ratih meminta perhatian terhadap kesiapan infrastruktur TI BPS dalam menghadapi volume dan kompleksitas data yang terus meningkat.

“Bagaimana tata kelola SDM dari infrastruktur IT BPS ke depannya yang bisa kita atur di dalam RUU Statistik,” tutur Ratih.

Ia berharap pembahasan RUU Statistik dapat memperkuat fondasi kelembagaan statistik nasional, baik dari sisi SDM maupun infrastruktur TI.

“Dengan dukungan SDM yang memadai dan infrastruktur TI yang kuat, data statistik dapat semakin akurat, relevan, dan mampu menjadi dasar penyusunan kebijakan yang tepat,” tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya