Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Saham Teknologi Jadi Beban Wall Street

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS kembali menekan Wall Street. Investor juga mencermati meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak perkembangan kecerdasan buatan (AI) terhadap sejumlah perusahaan. 

Pada perdagangan Rabu, 23 September 2026, S&P 500 ditutup turun 0,75 persen menjadi 7.706,05. Nasdaq Composite melemah 1,13 persen ke 26.936,04, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 0,68 persen menjadi 51.511,59.

Tekanan meluas ke sebagian besar sektor S&P 500. Sebanyak sembilan dari 11 sektor berakhir di zona merah, dipimpin sektor utilitas yang turun 1,72 persen dan layanan komunikasi yang melemah 1,49 persen. Volume perdagangan mencapai 17 miliar saham, lebih tinggi dari rata-rata 16,5 miliar saham dalam 20 sesi sebelumnya.


Saham teknologi menjadi salah satu sumber tekanan utama. Alphabet anjlok 3,8 persen dan Amazon turun 2,2 persen, sementara indeks saham semikonduktor PHLX melemah 1,2 persen. Saham Nvidia juga turun 1,5 persen.

Tekanan lebih besar terlihat pada saham sektor pariwisata yang ikut terdampak kekhawatiran terkait AI. Expedia dan Airbnb masing-masing merosot lebih dari 7 persen.

Di sisi lain, saham Meta naik 1 persen dan telah menguat sekitar 12 persen sepanjang pekan. Saham perusahaan tersebut mendapat sentimen positif setelah asisten AI Muse mendapat sambutan baik, yang dinilai dapat membuka peluang bagi perusahaan infrastruktur teknologi.

Sentimen pasar juga terbebani kenaikan harga minyak hampir 4 persen dan lonjakan imbal hasil Treasury. Imbal hasil Treasury 10 tahun mencapai level tertinggi sejak 2007, sementara imbal hasil Treasury 2 tahun menyentuh level tertinggi sejak 2024. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa suku bunga AS akan bertahan tinggi lebih lama.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya