Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Gara-gara Minyak, Pasar Eropa Terjerembab ke Zona Merah

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham utama Eropa ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu 23 September 2026 waktu setempat, ditekan oleh lonjakan harga minyak mentah dan kenaikan imbal hasil obligasi di tengah memanasnya konflik Iran dan Amerika Serikat (AS).

Indeks acuan pan-Eropa STOXX 600 ditutup turun 0,44 persen atau 2,86 poin ke level 639,92. 

Sebagian besar bursa utama di kawasan tersebut juga berakhir di zona teritorial negatif. Indeks DAX Jerman melemah 0,66 persen atau 168,22 poin ke posisi 25.410,63, CAC 40 Prancis menyusut 0,39 persen atau 31,50 poin ke posisi 8.123,41, dan FTSE 100 Inggris berkurang tipis 0,03 persen atau 3,07 poin ke level 10.705,26.


Pelemahan pasar ini dipicu oleh lonjakan harga minyak mentah Brent yang kembali menembus level 100 Dolar AS per barel setelah naik lebih dari 1 persen. 
Kenaikan tersebut mengakhiri tren penurunan lima sesi sebelumnya di tengah ketegangan geopolitik menyusul pernyataan saling berseberangan antara Iran dan AS  dalam Sidang Umum PBB. 
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tidak akan pernah menyerah kepada Amerika Serikat, merespons ancaman Presiden AS Donald Trump sehari sebelumnya.
Ketidakpastian konflik ini turut mendorong tekanan pada pasar obligasi. Yield US Treasury 10 tahun melesat ke 5,085 persen yang merupakan level tertinggi sejak 2007, sementara yield obligasi pemerintah Jerman bertenor 10 tahun berada di level 3,550 persen. 

Tekanan tersebut merata ke hampir seluruh sektor utama STOXX 600, di mana sektor energi menjadi satu-satunya yang melawan arus dengan melompat 1,3 persen. Sebaliknya, sektor asuransi serta konstruksi dan material memimpin pelemahan dengan masing-masing merosot 1,7 persen dan 1,3 persen.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya