Berita

Konferensi pers ALLPrint Indonesia 2026 di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 03:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Industri percetakan dan penerbitan menjadi salah satu kontributor penting dalam ekosistem ekonomi kreatif Indonesia. Dari 21 subsektor ekonomi kreatif, sektor ini berada di peringkat kelima dengan kontribusi sekitar Rp94 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Deputi Bidang Kreatif Media Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Cecep Rukandi mengatakan, total kontribusi 21 subsektor ekonomi kreatif saat ini mencapai sekitar Rp1.757,8 triliun.

"Industri penerbitan dan percetakan Indonesia saat ini memang tengah memasuki fase transformasi. Namun kondisinya tidak sun shade (tenggelam), tapi terus bertumbuh dan berkembang," kata Cecep dalam konferensi pers ALLPrint Indonesia 2026, dikutip Rabu, 23 September 2026.


Transformasi tersebut terlihat dari berkembangnya teknologi digital printing, kebutuhan packaging dan label, hingga textile printing yang semakin mengikuti perubahan pasar.

CEO Krista Exhibitions, Daud D Salim mengatakan, sektor packaging dan label tumbuh dan berkembang sekitar 20 persen, sedangkan textile printing sekitar 15 persen, didorong perkembangan e-commerce dan aktivitas UMKM.

Perkembangan dan petumbuhan itulah, ungkap Daud, yang  menjadi salah satu fokus ALLPrint Indonesia 2026 yang memasuki penyelenggaraan ke-27. Pameran  yang akan berlangsung pada 7-10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, bakal menghadirkan sekitar 400 peserta dari lebih dari 10 negara.

ALLPrint Indonesia 2026 juga menghadirkan Indo Sign & AD, Textile Printing, Print For Pack, Inter Corrugated, dan Pro Label Asia.

Selain memamerkan teknologi dan mesin terbaru, rangkaian acara tersebut dilengkapi forum industri, termasuk seminar digital textile printing, teknologi manufaktur karton, Eduprint Talkshow mengenai sertifikasi halal dan kemasan, serta Munas XI Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI).

"Semua kegiatan tersebut merupakan sebagai bagian dari upaya kita untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan industri percetakan di Tanah Air," pungkas Daud.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya