Berita

Koalisi Mahasiswa Peduli Bangsa (KMPB) menggelar aksi di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu 23 September 2026. (Foto: Dok. KMPB)

Hukum

Usut Tuntas Suap HGB Bogor, KMPB: Segera Periksa Nusron!

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026 | 00:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Koalisi Mahasiswa Peduli Bangsa (KMPB) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid dalam perkara dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan atau HGB di Kabupaten Bogor.

Desakan itu disampaikan KMPB saat menggelar demonstrasi di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu 23 September 2026. Mereka meminta penyidik menelusuri dugaan keterkaitan Nusron dengan aliran uang dalam perkara tersebut.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 14 September 2026. KPK menyita uang tunai dan valuta asing dengan total sekitar Rp106,3 miliar dari sejumlah lokasi. Sebagian besar uang ditemukan di kediaman mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang oleh KPK disebut sebagai orang kepercayaan Nusron.


KPK telah menetapkan delapan tersangka dalam perkara tersebut. Empat di antaranya -- Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, Erwin, dan Muhammad Fakhry -- disebut KPK sebagai orang kepercayaan Nusron.

Koordinator lapangan KMPB, M Rosul mengatakan, pihaknya meminta KPK tidak berhenti pada para tersangka yang telah ditetapkan. Menurutnya, penyidik perlu memeriksa Nusron untuk menguji dugaan keterkaitannya dengan perkara tersebut berdasarkan alat bukti.

"Beberapa saksi mengatakan aliran dana tersebut berlabuh pada Nusron, tetapi sampai sekarang KPK belum memanggil dan memeriksa Nusron," kata Rosul.

Rosul mengatakan, KMPB akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar jika KPK belum mengambil langkah terhadap dugaan keterlibatan Nusron.

"Kalau tuntutan kami tidak didengar kami akan adakan aksi yang lebih besar," kata Rosul.

KMPB juga mendesak KPK mengusut sumber dan aliran uang sitaan, termasuk menelusuri pihak-pihak yang diduga mempunyai hubungan dengan Nusron. Mereka meminta proses hukum dilakukan secara profesional dan tanpa pandang bulu.

KPK sebelumnya menyatakan akan mendalami asal-usul dan kepemilikan uang yang ditemukan dalam perkara tersebut. Dugaan bahwa uang itu merupakan milik Nusron belum dikonfirmasi sebagai fakta hukum oleh KPK.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya