Berita

Anthony Norman Lianto menyapa korban bencana di NTT. (Foto: Istimewa)

Politik

Direktorat Kebencanaan PSI:

Penanganan Pascabencana NTT Harus Jadi Prioritas Bersama

RABU, 23 SEPTEMBER 2026 | 22:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penanganan pascabencana yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) harus menjadi prioritas bersama. 

Dikatakan Direktorat Kebencanaan DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Anthony Norman Lianto, perhatian terhadap masyarakat tidak boleh berhenti pada masa tanggap darurat.

“Penanganan pascabencana harus menjadi prioritas bersama. Setelah masa tanggap darurat, masyarakat masih menghadapi banyak kebutuhan, mulai dari tempat tinggal, infrastruktur dasar, layanan publik, sampai pemulihan aktivitas ekonomi,” ujar Norman dalam keterangannya, Rabu 23 September 2026.


Norman mengatakan, proses pemulihan pascabencana membutuhkan konsolidasi dan kerja bersama dari berbagai pihak. 

Menurut dia penanganan bencana tidak cukup hanya dengan memastikan bantuan tiba di lokasi, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menjalankan kehidupan secara bertahap dan aman.

“Ini bukan soal siapa yang paling banyak hadir atau siapa yang paling cepat memberikan bantuan. Yang lebih penting adalah bagaimana seluruh kekuatan yang ada dapat dikonsolidasikan untuk memastikan masyarakat terdampak benar-benar mendapatkan dukungan dalam proses pemulihan,” kata Norman.

Lebih lanjut, Norman menilai perhatian terhadap masyarakat terdampak bencana perlu dijaga hingga proses pemulihan berlangsung. Terlebih lagi ketika perhatian publik terhadap suatu bencana sudah mulai berkurang.

“Harapannya, perhatian kita tidak berhenti ketika pemberitaan mengenai bencana mulai berkurang. Justru ketika sorotan mulai beralih, proses pemulihan masyarakat harus tetap berjalan dan menjadi prioritas bersama,” ujar Norman.

Ia menambahkan, pemulihan pascabencana bukan hanya mengenai pembangunan kembali rumah atau fasilitas yang mengalami kerusakan. Pemulihan juga mencakup keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Yang kita pulihkan bukan hanya rumah dan fasilitas umum, tetapi kehidupan masyarakatnya,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya