Berita

Menko PMK Pratikno, Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Mendikti Saintek Brian Yuliarto, dan Menang Nasaruddin Umar (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

RABU, 23 SEPTEMBER 2026 | 17:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto membentuk tim khusus untuk mengkaji lebih mendalam rencana menggratiskan biaya pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN).

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto mengatakan, pembentukan tim khusus tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat terbatas yang dipimpin Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 23 September 2026.

Dikatakan Brian, dalam rapat pemerintah mulai melakukan perhitungan sejumlah sumber pendapatan PTN, mulai dari uang kuliah tunggal (UKT), jalur mandiri, hingga pendapatan lainnya. 


Perhitungan juga mempertimbangkan skema subsidi silang antara program pascasarjana dan sarjana di sejumlah perguruan tinggi.

“Itu kita lakukan. Selanjutnya, angka-angka yang tadi sudah kita hasilkan tentu juga akan kita diskusikan dengan opsi-opsi yang ada, kaitannya dengan ruang fiskal yang tersedia dari APBN kita,” jelasnya.

Presiden Prabowo disebut menginginkan program penggratisan biaya kuliah dapat segera direalisasikan. Namun, pemerintah tetap akan melalui tahapan kajian agar kebijakan tersebut dapat disusun berdasarkan perhitungan yang matang.

“Harapannya, tentu Bapak Presiden menginginkan secepat-cepatnya program menggratiskan uang kuliah ini bisa dijalankan. Namun, tentu kita akan melalui tahapan-tahapan, tidak langsung,” katanya.

Presiden kemudian menginstruksikan telaah lebih mendalam dengan membentuk tim khusus yang dipimpin Menko PMK Pratikno. 

Tim tersebut akan melibatkan sejumlah kementerian, termasuk Kementrian Sekretariat Negara, Kementerian Agama, dan Kementerian Keuangan untuk memperdalam perhitungan serta menyusun tahapan pelaksanaan.

“Harapannya, dalam waktu barangkali dua minggu sampai satu bulan, kita akan mendapatkan lagi hitungan-hitungan yang lebih rasional dan tahapan-tahapan yang lebih baik,” tutur Brian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya