Berita

Kegiatan Astra Media Day 2026, di Menara Astra, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu, 23 September 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Bisnis

Astra Catat Kenaikan Laba Bersih di Sektor Otomotif dan Jasa Keuangan

RABU, 23 SEPTEMBER 2026 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

PT Astra International Tbk. mencatatkan pertumbuhan laba bersih pada semester I 2026, khususnya yang ditopang oleh lini bisnis otomotif dan jasa keuangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Direktur Astra International, Rudy Chen, dalam acara Astra Media Day 2026 di Menara Astra, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu 23 September 2026.

"Pada semester pertama 2026, Grup mencatat peningkatan kontribusi dari bisnis otomotif dan jasa keuangan," ujar Rudy.


Ia merinci bahwa sektor otomotif dan jasa keuangan masing-masing membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 9 persen dan 6 persen. Kendati demikian, kinerja dari lini solusi pertambangan dan alat berat tercatat lebih rendah.

Pada Mei 2026 lalu, lanjut Rudy, Astra telah mengumumkan strategi korporasi baru yang bertujuan untuk memberikan imbal hasil pemegang saham yang stabil dan berkelanjutan.

"Strategi tersebut mencakup fokus pada tiga core businesses Grup, yaitu otomotif, jasa keuangan, dan solusi pertambangan & alat berat; kerangka alokasi modal yang lebih disiplin, termasuk dividen dan share buyback; serta komitmen untuk bertransformasi melalui penyelarasan kepemimpinan," ungkapnya.

Selain itu, Astra mengumumkan program pembelian kembali (buyback) saham baru senilai hingga Rp8 triliun untuk jangka waktu 12 bulan ke depan, yang telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Juli 2026.

"Selain itu, PT United Tractors Tbk (UT) juga mengumumkan program pembelian kembali saham baru hingga Rp2 triliun untuk tiga bulan ke depan. Sebelumnya, sejak November 2025, Astra dan UT telah menyelesaikan program share buyback dengan total nilai Rp7,4 triliun hingga akhir Juni 2026. Astra juga telah menjalankan penyelarasan insentif manajemen melalui program MSOP," tambahnya.

Sementara itu, pendapatan bersih konsolidasian Grup pada semester pertama tahun 2026 tercatat sebesar Rp157,9 triliun, atau turun 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adapun laba bersih, tidak termasuk pos non-berulang (non-recurring items), turun 7 persen menjadi Rp14,9 triliun. 

Meskipun hampir seluruh lini bisnis mencatatkan kinerja yang baik, performa Grup secara keseluruhan terimbas oleh melemahnya kontribusi dari bisnis solusi pertambangan dan alat berat. Hal ini mencerminkan minimnya kontribusi dari divisi pertambangan emas, penurunan penjualan alat berat, serta penurunan volume pada divisi jasa penambangan dan batu bara.

Perseroan juga mencatat pos non-berulang sebesar Rp2,4 triliun, yang sebagian besar terdiri atas penyesuaian nilai wajar atas investasi ekuitas dan penurunan nilai (impairment). Dengan memperhitungkan komponen tersebut, laba bersih Grup tercatat sebesar Rp12,5 triliun, atau turun 19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya