Berita

Representative Image (Foto: X White House)

Dunia

Gedung Putih Luncurkan Trump TV usai Blokir Akses Tiga Media Besar

RABU, 23 SEPTEMBER 2026 | 13:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Saluran YouTube 24 jam bertajuk “Trump TV” resmi diluncurkan beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melarang reporter dari tiga media besar, CNN, MS NOW, dan Politico meliput Gedung Putih.

Mengutip laporan NPR, Rabu, 23 September 2026, saluran yang mengusung slogan “The Essentials Station” itu mulai mengudara sejak Senin malam waktu setempat, 21 September 2026. 

Tayangan perdananya dibuka dengan pidato Trump pada 3 Juli 2026 di Mount Rushmore. Dalam pidato tersebut, Trump menuding para pendatang baru sebagai salah satu pemicu kebangkitan ancaman komunisme di Amerika Serikat.


Peluncuran Trump TV dilakukan setelah Trump mengumumkan melalui Truth Social pada Jumat, 18 September 2026, bahwa CNN, MS NOW, dan Politico dilarang meliput dari Gedung Putih. 

Trump menuduh ketiga media tersebut memberitakan berita bohong mengenai dirinya, pemerintahannya, serta AS 

Pada awal pekan ini, ketiga media yang diblokirmengajukan gugatan federal terhadap pemerintahan Trump. Mereka menuding pemerintah melanggar hak kebebasan berbicara berdasarkan Amandemen Pertama dengan membatasi akses ke Gedung Putih. 

Mereka juga menuding adanya pelanggaran terhadap hak atas proses hukum berdasarkan Amandemen Kelima karena tidak mendapat pemberitahuan maupun kesempatan untuk menggugat keputusan tersebut.

Sejumlah media yang selama ini melakukan peliputan bersama di Gedung Putih juga menyatakan sikap. Fox News Media, ABC News, CBS News, NBC News, dan CNN menegaskan kepentingan publik untuk mendapatkan informasi yang akurat dan independen mengenai pemerintah. 

“Tidak ada pemerintahan yang boleh membatasi sebuah organisasi berita karena keberatan dengan pemberitaannya,” demikian pernyataan bersama media.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya