Berita

BRI inFrame 2026. (Foto: BRI)

Bisnis

BRI inFrame 2026 Ajak Publik Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Fotografi

RABU, 23 SEPTEMBER 2026 | 11:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Berbagai wajah ekonomi kerakyatan Indonesia kembali diabadikan melalui lensa fotografi. Mulai dari perjuangan pelaku usaha ultra mikro dan UMKM, semakin luasnya akses layanan keuangan, hingga aktivitas ekonomi pesisir yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.

Semangat tersebut menjadi bagian dari penyelenggaraan kompetisi fotografi BRI inFrame 2026 yang digelar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Kompetisi ini mengajak jurnalis, masyarakat umum, dan Insan BRILiaN untuk menangkap serta mendokumentasikan dinamika ekonomi kerakyatan di berbagai penjuru Indonesia melalui karya fotografi.

Memasuki penyelenggaraan kedua setelah pertama kali digelar pada 2024, BRI inFrame 2026 resmi dimulai pada 14 September 2026 dengan mengangkat tema besar “Potret Ekonomi Kerakyatan”. Tema tersebut dijabarkan ke dalam tiga subtema, yaitu Geliat Ultra Mikro & UMKM, Inklusi dan Digitalisasi Keuangan, serta Ekonomi Pesisir.


Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa ekonomi kerakyatan merupakan fondasi penting dalam struktur perekonomian Indonesia. Bagi BRI, keberpihakan terhadap segmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui perluasan akses layanan keuangan, tetapi juga melalui berbagai upaya pemberdayaan yang mendorong masyarakat semakin produktif dan mampu mengembangkan kapasitas ekonominya.

“Ekonomi kerakyatan memiliki begitu banyak cerita yang terjadi setiap hari di sekitar kita. Ada pelaku usaha yang terus bertumbuh, masyarakat yang semakin mudah mengakses layanan keuangan, hingga komunitas pesisir yang menggerakkan perekonomian dari wilayahnya masing-masing. Melalui BRI inFrame 2026, kami ingin mengajak masyarakat melihat lebih dekat sekaligus mengabadikan cerita-cerita tersebut melalui fotografi,” ujar Dhanny, Rabu, 23 September 2026.

Menurut Dhanny, fotografi memiliki kekuatan untuk menghadirkan realitas ekonomi dari perspektif yang lebih dekat dan manusiawi. Sebuah karya fotografi tidak hanya merekam sebuah peristiwa, tetapi juga dapat menangkap proses, perjuangan, perubahan, serta optimisme masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik.

Karena itu, BRI inFrame 2026 tidak hanya ditempatkan sebagai ajang kompetisi fotografi. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang dokumentasi mengenai bagaimana ekonomi kerakyatan tumbuh dan bergerak di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui subtema Geliat Ultra Mikro & UMKM, peserta dapat menangkap berbagai aktivitas produktif pelaku usaha sebagai bagian dari penggerak ekonomi masyarakat. Sementara itu, subtema Inklusi dan Digitalisasi Keuangan membuka ruang untuk merekam perubahan cara masyarakat mengakses dan memanfaatkan layanan keuangan. Adapun subtema Ekonomi Pesisir mengangkat kehidupan serta aktivitas produktif masyarakat yang bertumpu pada potensi ekonomi wilayah pesisir.

“Setiap daerah memiliki cerita dan karakter ekonomi yang berbeda. Kami ingin melihat ekonomi kerakyatan dari sebanyak mungkin perspektif dan karya-karya yang lahir dari BRI inFrame diharapkan tidak hanya memiliki kekuatan visual, tetapi juga mampu membawa cerita mengenai optimisme masyarakat Indonesia,” pungkas Dhanny.

Masyarakat yang ingin berpartisipasi dan memperoleh informasi lebih lengkap mengenai ketentuan, kategori, serta mekanisme kompetisi BRI inFrame 2026 dapat mengakses laman bit.ly/lombafotoBRI2026.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya