Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

RABU, 23 SEPTEMBER 2026 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak variatif dengan penguatan saham-saham di sektor teknologi dan chip terkait kecerdasan buatan (AI).

Pada penutupan perdagangan Selasa, 22 September 2026, indeks Nasdaq Composite naik 0,45 persen menjadi 27.244,28, sekaligus mencetak rekor penutupan tertinggi untuk hari kedua berturut-turut. Sementara S&P 500 nyaris tidak berubah di level 7.764,64 dan Dow Jones Industrial Average turun 0,36 persen ke 51.863,69.

Enam dari 11 sektor dalam S&P 500 berakhir di zona merah. Sektor keuangan menjadi pemberat terbesar dengan penurunan 1,68 persen, disusul sektor layanan komunikasi yang turun 0,8 persen. Posisi S&P 500 kini kurang dari 0,5 persen di bawah rekor penutupan yang dicapai pada 13 Agustus 2026.


Di sisi teknologi, saham perusahaan chip kembali menguat seiring meningkatnya minat investor terhadap prospek AI. Saham Micron Technology melonjak 5 persen, sedangkan Sandisk naik hampir 7 persen.

Penguatan saham chip terjadi setelah asisten AI milik Meta Platforms mendapat respons positif sejak diluncurkan bulan ini. Asisten bernama Muse tersebut dapat mengirim email dan menyelesaikan transaksi atas nama pengguna. Namun, perkembangan ini juga memunculkan kekhawatiran karena teknologi serupa berpotensi bersaing dengan sejumlah perusahaan konsumen.

Kekhawatiran tersebut menekan sejumlah saham. Uber Technologies dan Lyft masing-masing turun lebih dari 1 persen, sementara Charles Schwab anjlok 6,1 persen dan Airbnb melemah 3 persen. Saham JPMorgan Chase dan Wells Fargo juga sama-sama turun lebih dari 3 persen.

Pergerakan Wall Street turut dipengaruhi oleh ekspektasi kebijakan Federal Reserve. Pasar memperkirakan peluang 53 persdn bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga setidaknya 25 basis poin pada Oktober, berdasarkan CME FedWatch Tool.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya