Berita

Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Karmin Yikwa. (Foto: istimewa)

Politik

Tokoh Masyarakat Tolikara Anggap Aktivitas KNPB Kerap Memicu Keresahan

SELASA, 22 SEPTEMBER 2026 | 22:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aktivitas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dinilai kerap menimbulkan keresahan dan berpotensi memicu ketegangan di tengah masyarakat Papua.

Pandangan ini disampaikan tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa. Ia mengajak generasi muda tidak mudah terpengaruh ajakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial.

Karmin menegaskan, masyarakat adat Papua punya kepentingan yang sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Stabilitas keamanan sangat penting agar aktivitas masyarakat berjalan baik, pembangunan berlanjut, dan kesejahteraan daerah meningkat.


"Aspirasi yang dibawa KNPB tidak mencerminkan keinginan seluruh masyarakat adat Papua, khususnya di wilayah Tolikara. Masyarakat adat lebih menginginkan situasi yang aman dan kondusif agar roda pembangunan dapat berjalan tanpa gangguan," kata Karmin dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 22 September 2026.

Ia menegaskan, menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Berbagai bentuk provokasi dan ketegangan di tengah masyarakat justru dapat menghambat pembangunan serta mengganggu tatanan sosial yang selama ini terpelihara.

Karmin juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjunjung kearifan lokal dan nilai persaudaraan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Papua.

"Stabilitas keamanan merupakan aset paling berharga untuk menjamin kesejahteraan masa depan anak cucu di Tolikara," tegasnya.

Karmin secara khusus meminta generasi muda Papua tidak mudah terpengaruh propaganda maupun ajakan dari kelompok yang memiliki agenda tertentu.

Ia mendorong kaum muda menempuh pendidikan dan dialog sebagai ruang untuk menyampaikan aspirasi sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Menurut Karmin, masa depan Papua perlu dibangun melalui kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, bukan melalui tindakan yang berpotensi memicu konflik horizontal.

"Masyarakat adat menginginkan situasi yang aman, damai, serta kondusif agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat," tandas Karmin.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya