Berita

Menkeu Suahasil Nazara (tengah). (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

SELASA, 22 SEPTEMBER 2026 | 21:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Suahasil Nazara membeberkan tiga langkah untuk memperkuat pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), mulai dari pembenahan integritas aparat, penguatan teknologi, hingga perbaikan proses bisnis.

Penguatan pengawasan tersebut menjadi perhatian pemerintah menyusul penindakan dugaan impor ilegal berupa beras, garam, hingga pakaian bekas atau balpres oleh DJBC. 

Suahasil menegaskan, faktor utama dalam memperkuat pengawasan adalah kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama integritas aparat yang bertugas di lapangan.


"Nomor satu, yang paling penting adalah sumberdaya manusia. Tidak mungkin membersihkan kalau yang membersihkan itu tidak bersih," kata Suahasil dalam konferensi pers penindakan barang ilegal di Kantor Pusat DJBC, Jakarta, Selasa 22 September 2026.

Menurutnya, pengawasan tidak akan berjalan optimal apabila petugas yang menjalankannya tidak memiliki integritas. Karena itu, seluruh aparat Bea Cukai diminta bekerja secara tertib dan disiplin.

Selain SDM, mantan Wakil Menteri Keuangan itu menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengawasan. Hal ini diperlukan karena skala pekerjaan Bea Cukai semakin besar sehingga membutuhkan sistem yang mampu meningkatkan efektivitas pemeriksaan.

Penguatan teknologi tersebut mencakup penggunaan mesin X-Ray, sistem pemilihan kontainer yang akan diperiksa, hingga pengembangan fungsi intelijen.

Suahasil mencontohkan, teknologi dapat membantu mendeteksi indikasi penyelundupan melalui perubahan kode Harmonized System (HS) atau klasifikasi jenis barang dalam pemberitahuan impor.

Perubahan kode tersebut dapat menjadi peringatan atau alert bagi petugas untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Langkah ketiga adalah memperbaiki proses bisnis pengawasan agar tetap efektif tanpa menghambat arus barang yang dibutuhkan perekonomian.

Suahasil menjelaskan, sebagian besar barang yang masuk ke Indonesia merupakan kebutuhan untuk input produksi maupun konsumsi masyarakat. Karena itu, barang yang telah memenuhi ketentuan harus tetap difasilitasi.

"Kedua-duanya jika dilakukan dengan benar, sesuai ketentuan yang berlaku, sesuai lartas (larangan pembatasan) yang ada, ya harus kita fasilitasi. Nah ketika memfasilitasi ini, dilakukan dengan proses bisnis yang baik. Tidak boleh memperlama proses pengawasan, tetapi harus tetap aman,” jelasnya.

Ia menegaskan, kombinasi integritas SDM, pemanfaatan teknologi, dan perbaikan cara kerja menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pengawasan Bea Cukai ke depan.

"Karena itu kombinasi dari sumber daya manusia, teknologi, dan cara kerja yang terus kita perbaiki menjadi kunci dari pengawasan yang makin baik ke depannya. Tetap menumbuhkan ekonomi, tetapi juga tetap melindungi masyarakat kita," pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya