Berita

Stasiun Pengumpul Akasia Bagus (SP-ABG) yang berlokasi Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa 22 September 2026. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

SELASA, 22 SEPTEMBER 2026 | 21:07 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Stasiun Pengumpul Akasia Bagus (SP-ABG) di bawah Pertamina EP Jatibarang Field tidak main-main dalam mendukung target ketahanan energi nasional.

Pertamina EP membuat plan dan berinvestasi di SP-ABG supaya gas yang tadinya mengandung 65% kadar CO2, bisa dimanfaatkan dan dimonetisasi nilai dari keekonomian gas tersebut.

Hal tersebut disampaikan Supervisor Production SP-ABG, Dedy Gradienda saat memandu Media Visit di Kawasan Produksi SP-ABG yang berlokasi Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa 22 September 2026.


"SP-ABG sendiri dihadapkan dengan challenging gas yang memiliki impurities tinggi, yaitu high CO2 content, yang mana 65% mungkin tidak bisa diapa-apakan," ujarnya.

Disampaikan Dedy, investasi teknologi yang dipakai adalah Removal Package Amine System. Dengan teknologi itu, SP-ABG bisa menurunkan kadar CO2 menjadi di angka 5% dan siap jual.

"Jadi di Indonesia mungkin ini plan satu-satunya ya mas ya, untuk bisa menurunkan kandungan CO2 content 65% menjadi 5%," terangnya.

"Gas dari SP-ABG merupakan gas terbesar yang dijual ke konsumen sebesar 9 Dolar AS per MMBTU-nya," sambung Dedy.

Masih kata Dedy, teknologi serupa akan diterapkan di pengembangan hulu minyak dan gas bumi PT Pertamina East Natuna, sebagai anak usaha Pertamina Hulu Energi.

"Contohnya Natuna yang saya dapat info itu bisa direplikasikan, makanya ini merupakan pilot project percontohan, supaya ketahanan energi tetap berlanjut," demikian Dedy.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya