Berita

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Demokrat Bambang Purwanto. (Foto: Istimewa)

Politik

DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman Regenerasi Petani Imbas Urbanisasi

SELASA, 22 SEPTEMBER 2026 | 19:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Proyeksi proporsi penduduk perkotaan menjadi tembus 72,9 persen pada 2045 menuai perhatian Anggota Komisi IV DPR Bambang Purwanto.

Menurut Bambang, hal itu sejalan dengan pertanyaan Sekretaris Jenderal United Cities and Local Governments Asia Pacific, Bernadia Irawati Tjandradewi baru-baru ini, mengenai pertumbuhan Kota Global akan berpusat di Asia. 

Legislator Demokrat ini memandang, bilamana prediksi itu benar maka bagaimana nasib sawah yang selama ini menopang ketahanan pangan bangsa, dan apa harus dilakukan karena jika itu terjadi menjadi khawatiran sektor pangan di tanah air di tengah meningkatnya proyeksi urbanisasi.


"Karena itu di sini pentingnya pemerintah mengantisipasi, diantisipasi pemerintah keberlangsungan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional," ujar Bambang kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 22 September 2026.

Anggota DPR asal daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Tengah ini memandang, pemerintah perlu menyikapi hal tersebut dengan memastikan peranannya pada sektor pertanian dapat diandalkan jika penduduk desa kebanyakan akan melakukan urbanisasi ke kota.
?
?"Artinya pemerintah perlu menyiapkan langkah konkret untuk menghadapi tren tersebut. Bila prediksi ini benar, bagaimana nasib sawah kita yang selama ini menopang ketahanan pangan kita? Dan apa upaya yang harus dilakukan?” tuturnya.
?
Di samping itu, Bambang juga berpendapat urbanisasi sejak dulu telah menjadi persoalan serius, karena turut menciptakan kesenjangan antara desa dan kota, karena masyarakat pedesaan terutama generasi muda merasa kehidupan dan pekerjaan di kota lebih baik.
?
?“Hal ini akibat semua kegiatan produksi selalu tumbuh di wilayah perkotaan, sehingga wajar generasi muda menyerbu kota untuk mencari pekerjaan. Sementara di desa tidak tumbuh sentra-sentra produksi, hanya produksi pangan di sawah dan ladang yang selama ini dianggap berkubang lumpur dengan mencangkul,” urainya.
?
"Gap tersebut mengakibatkan semua kegiatan produksi selalu tumbuh di wilayah Perkotaan. Hal itu pula yang membuat generasi muda menyerbu Kota untuk mencari pekerjaan. Mereka datang ke Kota, dengan alasan di Desa tidak tumbuh sentra-sentra produksi, hanya produksi pangan di sawah dan ladang yang selama ini dianggap berkubang lumpur dengan mencangkul," sambungnya.
?
Lebih dari itu, Bambang meyakini kondisi itu sudah mulai dirasakan saat ini bahkan jika terjadi semakin tajam kesenjangannya, maka urbanisasi akan semakin besar dan harus mulai diwaspadai karena petani rata-rata sudah berusia 50 tahun ke atas, ketika generasi mudanya tidak mau menggantikan dapat dipastikan tidak ada petani lagi yang akhirnya produksi padi terhenti.

"Tentu akan mengancam ketahanan pangan. Kondisi seperti ini merupakan sinyal berbahaya. Dan bilamana tidak segera disikapi secara cerdas dan tepat oleh Pemerintah akan menimbulkan persoalan baru baik," demikian Bambang menambahkan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya