Berita

Ilustrasi Netflix Rilis Skenario Sang Jenderal (Sumber: IMDb)

Entertainment

Netflix Rilis Skenario Sang Jenderal, Film Dokumenter tentang Kasus Ferdy Sambo

SELASA, 22 SEPTEMBER 2026 | 15:35 WIB | OLEH: TIFANI

Film dokumenter Skenario Sang Jenderal tayang di Netflix dan mengangkat kembali kasus pembunuhan Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang melibatkan mantan petinggi Polri, Ferdy Sambo. Film dokumenter Skenario Sang Jenderal diproduksi oleh Bleach House Pictures bekerja sama dengan Tempo Media. 

Dokumenter tersebut mengulas rangkaian peristiwa yang terjadi sejak kematian Brigadir J pada Juli 2022 hingga proses hukum yang menyusul setelahnya. Disutradarai Rob Sixsmith, Skenario Sang Jenderal memiliki durasi 1 jam 29 menit. 

Film ini menampilkan sejumlah rekaman dan gambar terkait kasus tersebut, termasuk kondisi tempat kejadian perkara, proses persidangan, serta keluarga Brigadir J.


Skenario Sang Jenderal Tampilkan Kasus Brigadir J

Film dokumenter Skenario Sang Jenderal dibuka dengan narasi mengenai berbagai informasi yang beredar setelah Brigadir J ditemukan tewas. Selain rekaman dari lokasi kejadian, dokumenter ini menghadirkan proses persidangan sejumlah terdakwa. 

Kesaksian dan keterangan dari sejumlah narasumber juga digunakan untuk membangun kronologi kasus yang sempat menjadi perhatian luas di Indonesia. Film tersebut turut memperlihatkan duka keluarga Brigadir J setelah kematian Yosua.

Kronologi Kasus Brigadir J

Yosua ditemukan tewas di rumah dinas Ferdy Sambo di kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Pada awal pengungkapan kasus, muncul narasi bahwa Brigadir J tewas dalam baku tembak dengan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E. 

Peristiwa tersebut dikaitkan dengan dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo. Seiring proses penyelidikan, narasi awal tersebut kemudian berubah. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa tidak terjadi baku tembak seperti yang sebelumnya disampaikan. Penyidikan selanjutnya mengungkap keterlibatan Ferdy Sambo dalam pembunuhan Brigadir J. 

Sambo dinyatakan terbukti memerintahkan Bharada E menembak Yosua dan melakukan rekayasa tempat kejadian perkara untuk membangun narasi seolah-olah terjadi baku tembak. Kasus tersebut juga berkembang ke dugaan perusakan dan penghilangan barang bukti, termasuk rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Perkara kemudian mencakup pembunuhan berencana serta obstruction of justice atau tindakan menghalangi proses hukum.

Ferdy Sambo Divonis Seumur Hidup

Lima orang menjadi terdakwa dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir J, yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Februari 2023 menjatuhkan hukuman mati kepada Ferdy Sambo. 

Putusan tersebut kemudian berubah menjadi hukuman penjara seumur hidup pada tingkat banding. Putri Candrawathi dijatuhi hukuman 20 tahun penjara. 

Sementara itu, Richard Eliezer atau Bharada E mendapatkan hukuman lebih ringan setelah statusnya sebagai justice collaborator menjadi salah satu pertimbangan dalam proses hukum.

Kasus pembunuhan Brigadir J menjadi salah satu perkara yang mendapat perhatian nasional karena melibatkan pejabat tinggi kepolisian. Perkara tersebut juga memunculkan pembahasan mengenai penyalahgunaan kekuasaan, proses penyidikan, serta penanganan barang bukti dalam institusi penegak hukum.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya