Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni. (Foto: Kemenhut)
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni. (Foto: Kemenhut)
“Ini bagian dari perintah Bapak Presiden ya, penegakan hukum yang tidak pandang bulu, tidak hanya kepada yang kecil, tidak hanya tajam pada yang kecil, tapi juga tajam ke atas,” ujar Menhut Raja Antoni, di Kalteng, Senin, 21 September 2026.
Lima perusahaan yang izinnya dicabut yakni PT Wana Lestari Jaya di Sanggau dan Sekadau, Kalimantan Barat, dengan luas konsesi sekitar 29.000 hektare. PT Prima Multi Buana di Banjar, Kalimantan Selatan, dengan luas konsesi 11.882 hektare. PT Pancaran Wana Nusa di Lamandau, Kalimantan Tengah, seluas 3.812 hektare.
Populer
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
UPDATE
Selasa, 22 September 2026 | 02:21
Selasa, 22 September 2026 | 02:01
Selasa, 22 September 2026 | 01:42
Selasa, 22 September 2026 | 01:23
Selasa, 22 September 2026 | 01:01
Selasa, 22 September 2026 | 00:37
Selasa, 22 September 2026 | 00:26
Selasa, 22 September 2026 | 00:01
Senin, 21 September 2026 | 23:47
Senin, 21 September 2026 | 23:31